Diduga KKB Gunakan Bunyi Tembakan Untuk Pancingan

IN
Oleh inilahcom
Jumat 16 April 2021
share
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri - Foto Istimewa

INILAHCOM, Jakarta - Personel TNI-Polri diimbau tak terpancing dengan berbagai aksi penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB).


"Jangan mudah terpancing karena itu yang mereka inginkan agar anggota keluar, sehingga KKB dapat menyerang dan melakukan penembakan," kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri, di Jayapura, Jumat (16/4/2021).

Dia mengakui, saat ini anggota mulai bergerak untuk melaksanakan penegakan hukum di Beoga terkait aksi penembakan yang dilakukan KKB, dan diperkirakan kelompok tersebut mulai bergerak ke berbagai daerah termasuk ke Ilaga.

Menurut dia, anggota sudah bersiaga dan warga sipil terutama tukang ojek sudah diminta untuk tidak melayani penumpang keluar dari Ilaga.


"Kapolres Puncak sudah mengumpulkan tukang ojek dan diminta tidak beroperasi keluar Ilaga, guna menghindari terjadinya tindak kriminal," ujar Fakhiri seraya menambahkan, bila mereka tidak mengindahkan maka bila terjadi aksi kekerasan itu sudah menjadi risiko yang dihadapinya.


Ia memperkirakan, jatuhnya korban di kalangan TNI-Polri itu dapat membuat pasokan logistik KKB bertambah, baik itu senjata api maupun amunisi.


Menurutnya, hal itu yang harus dihindari, sehingga bila mendengar bunyi tembakan, tidak perlu langsung bergerak dan keluar dari pos karena itu yang ditunggu oleh KKB, mengingat mereka lebih mengetahui medannya.


"Saya beserta seluruh jajaran TNI-Polri berupaya semaksimal mungkin untuk memulihkan kondisi keamanan di kawasan pegunungan termasuk di Intan Jaya dan Puncak," pungkasnya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA