Terdakwa Yusuf Hasyim Divonis 2,8 Tahun Penjara

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 17 April 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau memutuskan terdakwa M Yusuf Hasyim, sebagai Direktur PT Sumatera Tani Mandiri (STM) terbukti atas pelanggaran tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Majelis Hakim yang diketuai oleh Tommy Manik menetapkan hukuman 2 tahun 8 bulan penjara kepada terdakwa Yusuf Hasyim pada hari Kamis (15/04/21) lalu.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menyatakan terdakwa Yusuf Hasyim secara bersama-sama, secara sah terbukti melakukan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp4,1 miliar dengan dalih investasi singkong di kawasan Sorek, Pelalawan, Riau.

Seperti diketahui bahwa kasus itu bermula kisaran tahun Desember 2019 lalu ketika Yusuf Hasyim selaku Dirut PT Sumatera Tani Mandiri menggaet investor untuk investasi singkong racun jenis cassestart dan jenis BW1. PT STM mengklaim memiliki mandat pengelolaan lahan di kawasan Sorek, Pelalawan, Riau seluas 500 hektare untuk ditanami singkong dan aren.

Seiring waktu berjalan, ternyata singkong yang dijanjikan tak kunjung ditanam dan uang pun sempat diminta dikembalikan, tapi tak kunjung dibayar. Alhasil kasus ini sebagai penipuan dan penggelapan bermodus investasi, yang kemudian Yusuf duduk sebagai terdakwa di PN Pekanbaru.

Yusuf sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Riau yang kemudian ditangkap di sebuah apartemen di Jakarta. Majelis Hakim PN Pekanbaru menyatakan dengan amar putusannya bahwa perbuatan Yusuf Hasyim ini dilakukan secara bersama-sama.

"Kasus ini akan terus berkembang, karena pihak-pihak yang turut serta dan turut membantu Yusuf Hasyim dalam melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan ini akan terus diusut," ucap Irawan Santoso kuasa hukum pelapor yang dirugikan oleh PT STM. [ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA