Ditjen Imigrasi Diminta Cabut Paspor Joseph Zang

IN
Oleh inilahcom
Senin 19 April 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Polri diminta segera berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI, guna mencabut paspor terduga pelaku penistaan agama Islam atas nama Jozeph Paul Zhang, yang diketahui nama aslinya adalah Sindy Paul Soerjomoeljono.

"Terduga pelaku berada di luar negeri sejak 2018. Langkah penarikan atau pencabutan paspor tersebut dapat dilakukan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Hukum Dan HAM RI (Permenkumham) No. 8 Tahun 2014,"
Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani,
di Jakarta, Senin (19/4/2021).


Wakil Ketua Umum DPP PPP ini mengatakan, sesuai Pasal 25 Permenkumham tersebut, bila pemegang paspor telah dinyatakan sebagai tersangka atas perbuatan pidana yang diancam dengan hukum paling kurang lima tahun atau statusnya dalamred-noticeinterpol, maka paspornya dapat ditarik oleh pejabat imigrasi yang berwenang.

Anggota Komisi III DPR RI itu menilai dalam kasus dugaan penistaan agama, Jozeph Paul Zang dapat ditersangkakan atas dasar Pasal 28 UU ITE dan Pasal 156A KUHP yang ancaman pidananya lebih dari 5 tahun.

"Terhadap dia juga dapat diprosesred-notice-nya ke Interpol jika tidak memenuhi panggilan Polri. Karena itu, berdasar Pasal 25 tersebut maka dapat dilakukan penarikan paspor," ujarnya.

Arsul meminta agar Ditjen Imigrasi menggunakan kewenangan mencabut paspor Joseph Paul Zang berdasarkan Pasal 35 huruf h yang menetapkan pencabutan paspor dalam hal upaya penarikan tidak bisa dilakukan.

Menurut dia, hal itu dilakukan jika ternyata penarikan paspor tidak dapat dilaksanakan karena yang bersangkutan tidak diketahui keberadaan-nya dan karenanya paspor-nya secara fisik tidak dapat ditarik. [tar]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA