Kepala Anjasari Jamil Sobek Akibat Ulah 2 Pemuda

IN
Oleh inilahcom
Senin 19 April 2021
share
 

INILAHCOM, Gresik - Keganasan para pelaku penjambretan di wilayah hukum Polres Gresik masih merajalela. Kali ini, korbannya pasangan suami istri (Pasutri) atas nama Anjasari Jamil (23) asal Desa Jatirejo, Kecamatan Loceret, Nganjuk dan M.Iqbal Agus Wahyudi (24) asal Desa Krembangan, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Kedua pasutri itu, jadi korban penjambretan di Jalan Raya Karanglo Desa Driyorejo, Gresik.


Akibat kejadian itu, istri M Iqbal Agus Wahyudi yakni Anjasari Jamil kepalanya robek. Pasalnya, dua pelaku penjambretan menarik tas korban hingga terjatuh saat dibonceng suaminya mengenakan motor.

Beruntung aksi penjambretan ini tidak berlangsung lama. Pasalnya, sewaktu korban terjatuh sempat meminta tolong warga. Sehingga, kedua pelaku yaitu Dimas Catur Aditya (23) asal Jalan Tambak Asri Teratai 48 Krembangan Surabaya serta Govin Ganda Ganjar (21) warga Jalan Tambak Asri Dahlia 166 Krembangan, Surabaya berhasil diamankan.

Kapolsek Driyorejo AKP Zunaidi menuturkan, aksi penjambretan ini bermula saat pasutri yakni Anjasari Jamil dan M.Iqbal Agus Wahyudi mengendarai motor Honda Scoopy AG 3922 VAE.

Sewaktu melintas di Jalan Raya Karanglo Desa Driyorejo. Tiba-tiba dikuntit dua pelaku yang mengendarai Honda Mega Pro W 3595 DE. Pelaku ini salah satunya menarik tas slempang milik korban sehingga oleh ke kiri.

"Karena motor korban oleng, kedua korban terjatuh. Usai terjatuh korban meminta tolong warga. Bahkan, salah satu korban kepalanya mengalami luka robek karena terbentur aspal jalan," tuturnya, Senin (19/04/2021).

Zunaidi menambahkan, meski korban mengalami luka-luka. Warga yang membantunya berhasil mengamankan kedua pelaku beserta motornya yang juga sempat terjatuh. Warga yang geram nyaris memassa pelaku. Namun, hal itu dapat dicegah saat ada anggota di lapangan yang sedang melakukan patroli.

"Kini pelaku beserta barang buktinya yakni tas slempang, satu unit ponsel, uang tunai Rp 60 ribu, dan satu unit motor Honda Mega Pro W 3595 DE," imbuhnya.

Selain mengalami luka-luka lanjut dia, korban juga mengalami kerugian material Rp 2,6 juta akibat menjadi korban penjambretan. [beritajatim]


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA