Urban Development Luncurkan Urban Dev Residence

IN
Oleh inilahcom
Kamis 22 April 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Menurunnya daya beli masyarakat dinilai memberikan efek yang sangat signifikan pada sektor properti. Hal itu dikatakan oleh Founder CEO, Urban Development, Stevanus Rocky Laloan terkait pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.

"Perlu strategi jitu untuk mendongkrak penjualan, salah satu kendala yang paling besar para developer adalah tingkat approval di KPR (Kredit Pemilikan Rumah) sangat rendah," katanya.

Menurut dia, ada sejumlah kelebihan dari produk tersebut, di antaranya pembeli cukup hanya membayar DP 30 persen di muka, dan sisa pokok hutang akan dicicil selama 10 tahun ke developer. "Jadi kelebihannya tanpa KPR bank, tanpa BI Checking, tanpa melihat repayment capacity," jelasnya.

Karena itu pihaknya (Urban Development) menggandeng PT Agung Kreasi Propertindo untuk membangun Urban Dev Residence.

Di kesempatan yang sama, Owner PT Agung Kreasi Ropertindo, FX Sulung Mandagie dan Margaretha Yohana Lasut merupakan pasangan suami istri eksis di bisnis ini mengatakan lokasi Urban Dev Residence berada di Desa Sukamekar, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berdiri di atas tanah 1 hektar lebih dan ada 80 unit rumah yang sedang dibangun.

"Harga rumah berkisar antara Rp400 juta sampai dengan Rp600 jut. Kelebihan lainnya sertifikat induk sudah di pecah," kata Sulung Mandagie.

Untuk Informasi produk dan spesifikasi, serta pemesanan unit dapat menghubungi Markom (Marketing Comunication) Urban Dev Residence di nomor telepon/WhatsApp 081219250055. [ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA