Demo di KPK, SPKS Minta BPDPKS Tak Berpihak

IN
Oleh inilahcom
Kamis 22 April 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) menggelar unjukrasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Keuangan meminta Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) tak berpihak hanya kepada konglomerat.

Ketua Bidang Organisasi dan Anggota SPKS, Sabarudin mengatakan, struktur kelembagaan BPDPKS didominasi oleh kelompok pengusaha sawit. Tidak hanya itu, badan pengawas-pun sangat lemah dalam konteks posisinya karena kebanyakan dirjen dari kementerian yang duduk dalam komite pengarah dan hadir pula perwakilan asosiasi pengusaha sawit dalam dewan pengawas.

"Semakin lengkap BLU sawit ini tidak terurus secara baik, sebab hampir semua pelaksana Badan pengelola dana sawit ini dikuasai oleh orang-orang yang tidak punya kapasitas dibidang perkebunan," ujarnya.

Dua tokoh kunci yang bertanggungjawab adalah Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan yang mengatur kebijakan komite pengarah dan Menteri keuangan yang mengatur badan pelaksana dan dewan pengawas. Semakin lengkap BLU sawit ini tidak terurus secara baik, sebab hampier semua pelaksana Badan pengelola dana sawit ini dikuasai oleh orang-orang yang tidak punya kapasitas dibidang perkebunan karena didominasi oleh orang-orang dekat Menteri keuangan.

Fakta menunjukkan dari total dana yang diperoleh BPDP-KS, umtuk program perkebunan rakyat khususnya peremajaan sawit hanya sekitar 5, 3 Triliun, pengembangan SDM petani sawit melalui pelatihan hanya sekitar 15miliar rupiah. Padahal pemerintah selalu mengklaim, program perkebunan rakyat sebagai prioritas. Namun, program sawit rakyat kalah penting dengan subsidi biodiesel yang hampir merogok kocek 90 persen dana sawit.

Karena tindak tanduk BPDPKS sudah seperti cukong atau kasir pengusaha dan oknum kementerian, maka, mewakili petani pekebun sawit dalam SPKS.

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA