Iconomics: Lima Kementerian Ini Punya PR Mumpuni

IN
Oleh inilahcom
Jumat 23 April 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Situasi saat ini membuat semua orang dan institusi harus adaptasi kebiasaan baru. Dan, kondisi ini memengaruhi pendekatan yang dilakukan Public Relations (PR).

Di mana, PR tetap dihadapkan untuk selalu membangun citra institusi yang dinaunginya. Para PR tetap harus membangun narasi-narasi yang bisa berdampak positif pada citra institusinya. Bagaimana pun citra institusi akan memengaruhi kepercayaan pihak-pihak yang terkait dengan institusi.

Semakin positif citra pada perusahaan/institusi lainnya akan semakin memperkuat kepercayaan dari seluruh pemangku kepentingan perusahaan atau institusi. Demikian pula sebaliknya.

Sebagai apresiasi kepada institusi terbaik dalam membangun citra perusahaan atau institusinya, Iconomics memberikan 2021 Corporate Branding PR Awards. Apresiasi ini telah memasuki tahun kedua setelah yang pertama digelar pada tahun 2020.
"Dalam 2021 Corporate Branding PR Awards terpilih institusi-institusi, baik perusahaan maupun kementerian yang dinilai terbaik dalam membangun citranya," kata Founder & CEO Iconomics, Bram S Putro saat membuka 2021 Corporate Branding PR Awards.

Dalam riset ini, kata dia, mengukur fondasi reputasi organisasi yaitu Commercial, Organizational, dan Social. Dari masing-masing fondasi tersebut dibedah lebih dalam menjadi 9 aspek. "Teknik riset yang digunakan untuk menghasilkan para pemenang tersebut melalui survei yang dilakukan secara online kuantitatif dengan total responden lebih dari 10 ribu," ungkapnya.

Dikatakan, survei online ini menyasar responden dari 10 kota besar di Indonesia. Adapun waktu survei dilakukan pada Februari hingga Maret 2021. Menariknya, lima kementerian terpilih masuk jajaran 2021 Corporate Branding PR Awards. Kelimanya adalah Kementerian BUMN; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; Kementerian Keuangan; Kementerian Kesehatan; Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Sementara dari kalangan perusahaan, berikut beberapa yang masuk. PT Bank Central Asia Tbk; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk; PT Bank Mandiri (Persero) Tbk; PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk; PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk; PT Asuransi Allianz Life Indonesia Life Insurance; PT Asuransi Tugu Pratama Tbk; Adira Insurance; BPJS Ketenagakerjaan; BPJS Kesehatan; PT Pegadaian (Persero); PT Tempo Scan Pacific Tbk; PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk; PT Pos Indonesia; PT Kereta Api Indonesia (Persero); PT Pertamina (Persero); PT Aneka Tambang Tbk; PT Unilever Indonesia Tbk; PT PLN (Persero); PT Agung Podomoro Land Tbk; PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk; PT Semen Indonesia (Persero) Tbk; PT Astra Agro Lestari Tbk; PT Pupuk Indonesia (Persero); Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas). [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA