Bos PTPP Dampingi Jokowi Blusukan ke KIT Batang

IN
Oleh inilahcom
Jumat 23 April 2021
share
 

INILAHCOM, Batang - PTPP (Persero) Tbk, melalui entitas asosiasi yaitu PT Kawasan Industri Terpadu Batang kebut pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang atau Grand Batang City.

Hingga pertengahan April, pembangunan pekerjaan lapangan (cut & fill) KIT Batang untuk Klaster I Fase 1 seluas 450 hektar, berhasil mencapai progress 95,17%.

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerjanya ke Grand Batang City pada Rabu (21/04/2021), bersama Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. "Ini adalah kawasan industri di Batang yang nantinya akan dikerjakan seluas 4.300 hektar. Sekarang telah disiapkan dan hampir selesai 450 hektar yang akan dipakai untuk investasi-investasi terutama yang berkaitan dengan teknologi. Oleh sebab itu, pada siang hari ini saya cek persiapan dari kawasan industri di Batang. Karena, nanti pada Mei akan ada pelaksanaan Grounbreaking atau peletakan batu pertama untuk industri kaca. Dan mungkin akan menjadi industri kaca yang terbesar di kawasan Asia Tenggara," ujar Presiden Jokowi dalam keterangan pers usai melakukan kunjungan ke Grand Batang City.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Novel Arsyad selaku Direktur Utama PTPP ikut mendampingi Presiden Jokowi bersama dengan Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono; Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; Bupati Batang, Wihaji; berserta jajaran manajemen Grand Batang City.

Selaku kontraktor, kata Novel, selain melaksanakan pekerjaan pematangan lahan KIT Batang Kluster I Fase I seluas 450 hektar, PTPP dipercaya untuk mengerjakan Paket I.1.B yakni pembangunan jalan KIT Batang. Dengan lingkup pekerjaan, pembangunan jalan baru sepanjang 3,639 kilometer, dan sebuah jembatan sepanjang 84 meter.

Proyek yang didanai APBN ini memiliki masa pelaksanaan selama 180 hari kalender dan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender. Sampai dengan pertengahan April 2021 ini, pelaksanaan Pembangunan Jalan KIT Batang telah mencapai progres sebesar 43,71%.

"PTPP terus mengebut progress pembangunan KIT Batang Klaster I Fase I seluas 450 hetare, di mana pembangunan tersebut ditargetkan dapat selesai pada tahun ini. Sampai dengan pertengan April 2021, progress pembangunan pekerjaan untuk Zona 1, Zona 2, dan Zona 3 di klister tersebut telah mencapai 99,80%, 9971%, dan 99,12%. Dengan progress yang sudah berjalan tersebut, PTPP optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan lapangan tersebut tepat waktu sesuai dengan yang ditargetkan," ujar Novel.

"Dengan diselesaikannya pekerjaan pada klaster tersebut diharapkan para investor dapat segera masuk untuk memulai pembangunan pabrik mereka. Pekerjaan yang tengah dilakukan oleh Perseroan, antara lain: melakukan pematangan lahan, pekerjaan cut & fill serta menyiapkan lahan siap bangun bagi para investor. Dengan segera dibukanya Grand Batang City ini, Perseroan berharap dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di daerah Batang dan Provinsi Jawa Tengah," sambung Novel.

Dikatakan, proyek pembangunan KIT Batang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digagas pemerintah yang bertujuan mendorong penguatan sektor industri di Indonesia. Oleh karena itu, PTPP selalu mendukung setiap program yang dicanangkan oleh Pemerintah dalam rangka meningkatkan geliat perekonomian di Indonesia. KIT Batang terletak di Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah yang memiliki total luas lahan untuk dikembangkan seluas 4.300 hektar.

Informasi saja, pembangunan KIT Batang terbagi menjadi 3 kluster, yaitu Kluster I seluas 3.100 hektar, kluster II seluas 800 hektar, dan kluster III seluas 400 hektar. KIT Batang merupakan salah satu kawasan pilihan yang ditawarkan dapat menjadi sentra industri baru dimana dengan dibukanya kawasan tersebut diharapkan dapat mendatangkan para investor asing untuk berinvetasi di Indonesia. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA