LQ Bantah Tuduhan Penggelapan Bilyet Rp80 Miliar

IN
Oleh inilahcom
Selasa 27 April 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - LQ Indonesia Lawfirm membantah tuduhan penggelapan bilyet senilai Rp 80 miliar, yang dilayangkan Natalia Rusli dan lawyer dari Master Trust Lawfirm.

"Memang selama mereka ini berniat buruk menjatuhkan LQ Indonesia Lawfirm karena dikuak kebobrokannya. Kami ada bukti surat dan saksi-saksi untuk menguatkan tuduhan kami. Bahkan LQ sudah melaporkan Natalia Rusli, dkk atas modus ini ke kepolisian," kata Kepala Humas dan Media, LQ Indonesia Lawfirm, Sugi dalam keterangannya, Selasa (28/4/2021).

Ia mengatakan, surat somasi darinMaster Trust Lawfirm kepada Fikasa Group tertanggal 7 April 2021, jelas dalam pasal 4 ditulis bahwa "para nasabah atau klien kami telah memberikan bilyet asli kepada pihak saudara."

Disini jelas bahwa Pihak Master Trust Lawfirm, sejak awal mengakui dan mengetahui bahwa Bilyet yang disebut sebagai obyek penggelapan ada pada pihak Fikasa, bukan di LQ Indonesia Lawfirm atau (Alvin Lim, Hamdani atau Phioruci).

"Namun dengan sengaja oknum Master Trust Lawfirm tidak menginformasikan dan malah menghasut para nasabah Fikasa yang menjadi klien Master trust Lawfirm untuk melaporkan Alvin Lim, dkk sebagai dendam pribadi untuk menyerang Alvin Lim," ucapnya.

Sugi menduga, Natalia Rusli menaruh dendam karena LQ Indonesia Lawfirm tak mau lagi menjalin kerjasama dengan Master Trust Lawfirm, bahkan Natalia Rusli juga dipolisikan oleh korban DH yang memberikan kuasa melalui LQ, atas dugaan penipuan dengan modus penanguhan penahanan.

"LP dugaan penggelapan diadukan oleh klien Master Trust karena Natalia Rusli dari Master Trust Lawfirm dan anteknya bertujuan untuk menyerang LQ Indonesia Lawfirm dan menyerang pribadi Alvin Lim, Phioruci dan Hamdani," tandasnya.

Sebelumnya, nasabah kasus investasi gagal bayar Fikasa melaporkan advokat sekaligus founder LQ Indonesia Lawfirm Alvin Lim bersama Hamdani dan Phiorucci ke Polda Metro Jaya, dengan tuduhan
gelapkan bilyet nasabah senilai Rp80 miliar.

Laporan polisi para nasabah ke Polda Metro Jaya tercantum dengan No: LP/2218/IV/YAN.2.5./2021/SPKT PMJ, tertanggal 26 April 2021.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA