KPK Jadikan Pejabat Pajak Angin Prayitno Tersangka

IN
Oleh inilahcom
Selasa 04 Mei 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Ketua KPK Firli Bahuri memimpin konferensi pers pengumuman tersangka kasus pajak yang melibatkan Angin Prayitno Aji, pejabat direktorat jenderal pajak.

Bersama Dirjen dan Irjen Kemenkeu, Firli mengumumkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pemeriksaan perpajakan Tahun 2016 dan Tahun 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak.

"Setelah dilakukan pengumpulan informasi dan data serta ditemukan bukti permulaan yang cukup, KPK melakukan penyelidikan dan meningkatkan status perkara ini ke Penyidikan dengan menetapkan Tersangka APA (Angin Prayitno Aji,) Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak tahun 2016-2019. DR (Dadan Ramdani) Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan pada Direktorat Jenderal Pajak. RAR (Ryan Ahmad Ronas) Konsultan Pajak. AIM (Aulia Imran Maghribi) Konsultan Pajak. VL (Veronika Lindawati) Kuasa Wajib Pajak, dan AS (Agus Susetyo,) Konsultan Pajak," kata Firli di Kantor KPK, Selasa (4/5/2021).

Untuk tersangka APA dan DR, disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

"Sedangkan RAR, AIM, VL dan AS disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana," kata Firli.

Untuk kepentingan penyidikan, pada hari ini setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 30 orang saksi. Selanjutnya Tim Penyidik akan melakukan penahanan Tsk APA untuk 20 hari ke depan terhitung sejak tanggal 4 Mei 2021 sampai dengan 23 Mei 2021 di Rutan KPK Gedung Merah Putih.

"Sebagai salah satu upaya antisipasi penyebaran virus Covid-19 dilingkungan Rutan KPK, Tersangka APA akan dilakukan isolasi mandiri di Rutan KPK Kavling C1 pada gedung ACLC," kata Firli.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA