Jaksa Putar Sadapan Telepon Pejabat Kemensos: Halo

IN
Oleh inilahcom
Senin 10 Mei 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum KPK memutar sadapan percakapan antara Dirjen Limjamsos Pepen Nazaruddin dengan pihak yang diduga Sekretariat Komisi VIII DPR Sigit.

Awalnya, jaksa memancing Pepen yang jadi saksi untuk terdakwa Eks Mensos Juliari Peter Batubara dengan pertanyaan pernahkah menjalin komunikasi dengan pihak eksternal Kemensos terkait masalah bansos.

Mendengar jawaban 'tidak' dari Pepen, jaksa meminta izin majelis hakim untuk memutar rekaman pembicaraan hasil sadapan handphone Pepen.

...Halo...pak yandri nanyai pak pepen

Oiya sy mohon maaf dgn pak yandri...

Jaksa memotong rekaman sadapan dan bertanya ke Pepen,"Itu suara siapa?"

"Saya dengan Sekretariat Komisi VIII, Pak Sigit," jawab Pepen dihadapan Majelis Hakim.

Jaksa lantas menyambung pertanyaan soal Pak Yandri dan Ace yang disebut dalam rekaman sadapan."Itu ketua komisi VIII dan wakil ketua," jawab Pepen.

Pepen berdalih telepon tersebut membahas soal Rapat Dengar Pendapat antara DPR dengan Kemensos.

Tak puas, jaksa kembali menyinggung soal nama Adi Wahyono yang disebut dalam pembicaraan tersebut sampai detail barang-barang bansos seperti beras, minyak dan susu.

"Saya kurang tau persis tapi sepertinya ini kekecewaan beliau (Sigit) dengan Pak Adi," jawab Pepen menimpali pertanyaan jaksa.

"Saya hanya menimpali beliau saja. Rencana mau datang rapat tapi kami ada halangan. Kemudian dia mengungkapkan kekecewaannya dengan pak Adi. Saya terus terang tidak tau persis hanya ngikuti saja," terang Pepen menambahkan.

Jaksa kembali mencecar Pepen soal kaitan antara Sigit, Yandri dan Ace ini."Inikan saudara bicara dengan komisi VIII," tanya jaksa.

Pepen menjelaskan bahwa pembicaraan tersebut terkait rencana RDP."Kalau kita berhalangan, bicara dulu dengan ketua," kata Pepen.

Jaksa kembali membacakan penggalan transkip percakapan antara Pepen dengan Sigit soal kekecewaan Sigit terhadap Adi Wahyono.

"Menit 3.53 disebutkan saya paling bagus, berasnya premium, susu bendera, minyak buat percontohan. Ini terkait barang-barsng bansos?," tanya jaksa.

"Ya mungkin seperti itu pak, dia mau ikutan," jawab Pepen.

"Dia ikut mungkin, karena kalau liat itunya (percakapan) dia sudah berhubungan dengann pak adi," terang Pepen.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA