Dinonaktifkan dari KPK, Novel Baswedan: Ini Bahaya

IN
Oleh inilahcom
Selasa 11 Mei 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Penyidik senior KPK Novel Baswedan bersama 74 pegawai lainnya akan melawan Surat Keputusan (SK) yang menyebut mereka dinonaktifkan dari KPK.

Hal itu disampaikan Novel usai beredar foto surat soal penonaktifan 75 pegawai KPK yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

"Yang jelas gini, kami melihat ini bukan proses yang wajar, ini bukan seleksi orang tidak kompeten dinyatakan gugur tapi ini upaya yang sistematis yang ingin menyingkirkan orang bekerja baik untuk negara, ini bahaya!" tegas Novel saat dikonfirmasi, Selasa (11/5/2021).

Novel menegaskan akan menempuh jalur hukum atas dugaan pelanggaran ini.

"Nanti ada tim kuasa hukum dari Koalisi Sipil (Koalisi Masyarakat Sipil) yang ingin melihat itu, karena agak lucu juga, SK-nya kan SK pemberitahuan hasil asesmen, tapi kok di dalamnya menyebut menyerahkan tugas dan tanggung jawab," kata dia.

Diketahui nama Novel masuk dalam daftar 75 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang menjadi acuan peralihan status pegawai menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tes tersebut sempat mendapat sejumlah penolakan dari sejumlah kalangan, lantaran isinya menanyakan sejumlah pertanyaan yang tidak substansial terhadap kerja-kerja pemberantasan korupsi.

Seperti diketahui, penonaktifan Novel Baswedan dan 74 pegawai KPK lainnya tertuang dalam surat yang diterima pada Selasa (11/5/2021). Penonaktifan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan KPK Nomor 652 Tahun 2021.

SK itu tertanda Ketua KPK Firli Bahuri yang ditetapkan di Jakarta, 7 Mei 2021. Untuk salinan yang sah tertanda Plh Kepala Biro SDM Yonathan Demme Tangdilintin.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA