Benih Padi Unggul

Kementan Dukung Produktivitas Petani Penangkar

IN
Oleh inilahcom
Rabu 12 Mei 2021
share
Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi (kiri) pantau kegiatan olah lahan bersama wakil rakyat di Komisi IV DPR - (Foto: BPPSDMP)

INILAHCOM, Jakarta - Benih unggul merupakan salah satu pengungkit produktivitas padi, maka Kementerian Pertanian terus mendukung produktivitas penangkar benih, untuk mencetak penangkar benih daerah irigasi melalui sekolah lapang didukung program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project (IPDMIP).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan penangkaran benih padi vital untuk pemberdayaan dan kemandirian petani agar berdaya saing, khususnya melalui SL IPDMIP bagi petani di daerah irigasi (DI) pada 74 kabupaten di 16 provinsi.

"Petani bisa dibina menjadi ahli agar produksi benih padi lebih berkualitas serta membuka akses bagi petani akan lebih mudah memperoleh benih unggul, karena telah banyak tersedia," kata Dedi Nursyamsi pada petani dan penyuluh pada dialog interaktif melalui daring maupun kunjungan kerja di daerah.

Dukungan IPDMIP melalui sekolah lapang, katanya, mendukung kemampuan petani menjadi penangkar benih untuk kemandirian benih maupun memenuhi kebutuhan setempat, melalui kelompok tani (poktan) dan gapoktan.

Menurut Dedi Nursyamsi, program penangkaran benih oleh IPDMIP sejalan dengan instruksi dan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberi perhatian serius pada IPDMIP, mendukung pencapaian ketahanan pangan melalui ketersediaan benih padi bagi petani.

"Dengan IPDMIP, kita akan menggenjot produktivitas pertanian, khususnya di daerah irigasi. Diharapkan pendapatan petani naik sehingga kesejahteraan petani juga meningkat," kata Mentan Syahrul.

Poktan Mekar Sari di Desa Sako, Kecamatan Rambutan saat ini melakukan penangkaran benih padi varietas Inpari 32 dan Ciherang seluas 64 hektare di Kabupaten Banyuasin. Penangkaran seluas 20 hektare bekerjasama dengan IPDMIP dan 44 hektare dengan PT Pertani, untuk memenuhi kebutuhan di Provinsi Sumatra Selatan.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, Zainuddin mengatakan kecamatan yang menerima program IPDMIP adalah Rambutan dan Tanjung Lago, karena dilalui oleh aliran sungai, yang dioptimalkan melalui pemberdayaan yang difasilitasi IPDMIP.

"Kecamatan Rambutan merupakan sentra produksi utama padi di Banyuasin, yang memiliki total lahan baku sawah lebih 186 ribu hektare atau sekitar 34 persen dari total luas lahan baku sawah Sumsel hampir 540 ribu hektare," kata Zainuddin.

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian pelaksana Komando Strategis Pembangunan Pertanian (BPP Kostratani) Rambutan, Sunarno mengatakan sekitar 500 hektare sawah milik petani pada empat desa: Tanjung Kerang, Baru, Durian Gadis dan Parit di tepi sungai Kali Padang, yang masuk kegiatan IPDMIP pada 2019 dan telah mengikuti SL budidaya padi rawa lebak.

"Kami berharap knowledge transfer dari ketua poktan sebagai peserta SL ke anggota poktan lainnya, sehinga membantu penyuluh melaksanakan program utama Kementan, untuk support Kostratani," kata Sunarno.

Ketua Poktan Mekar Sari, Sugiarto mengakui dukungan BPP KostraTani Rambutan meningkatkan wawasan anggota poktan sebagai kelompok penangkar benih padi, terutama fasilitas Perangkat Uji Tanah Rawa (PUTR) dari IPDMIP.

"Lahan yang akan ditanami, diuji dulu dengan PUTR agar paham unsur hara makro pada lahan penangkaran sehingga diperoleh rekomendasi pemupukan spesifik lokasi yang tepat," kata Sugiarto.

Diakui Sunarno, Poktan Mekar Sari setiap musim tanam padi melakukan penangkaran swadaya, untuk memenuhi kebutuhan kelompok dan petani desa sekitarnya. Dengan adanya penangkaran kemitraan melalui IPDMIP dan PT Pertani, petani sangat senang karena ada kesepakatan bantuan sarana produksi (Saprodi) oleh pemerintah.

"Kelompok penangkar benih harus mengembalikan benih hasil penangkaran sekitar 1,5 ton per hektare, untuk memenuhi kebutuhan benih kabupaten lain yang ada kegiatan IPDMIP," kata Sunarno.(yha)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA