Untuk Pecah Kerumunan

MUI Siap Bantu Jika Diperlukan Khatib dan Imam

IN
Oleh inilahcom
Rabu 12 Mei 2021
share
Foto Istimewa

INILAHCOM, Bandung - Seiring seruan agar semua masjid menggelar Sholat Idul Fitri guna mencegah kerumunan di satu titik, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung siap mengerahkan khatib dan imam untuk pelaksanaan Sholat Ied.


Bagi masyarakat yang memerlukan teks ceramah ataupun bantuan khatib dapat menghubungi pengurus MUI di level kewilayahan, baik kecamatan ataupun kelurahan.


"Andaikata diperlukan tenaga khatib, kita akan bantu. Kalau mau menunjuk salah seorang warganya menjadi khatib, MUI juga menyediakan teks untuk khotbah salat Id," kata Ketua MUI Kota Bandung Miftah Faridl.

Miftah menyampaikan isi teks yang dibuat oleh MUI merujuk pada pedoman pelaksanaan salat Id yang diedarkan oleh Kementerian Agama. Yakni tidak lebih dari 20 menit.

Sedangkan konten ceramah, MUI tidak mewajibkan untuk mengikutinya. Bagi penceramah yang sudah berpengalaman dapat mengembangkan kembali tema pembahasannya. Namun untuk pemula bisa dijadikan sebagai panduan.

"Biasanya tegantung intonasi khatib. Tapi sudah diberitahu, bagi mereka yang biasa lambat ada poin-poin yang harus disesuaikan. MUI hanya menyediakan, tidak wajib karena banyak ulama yang lebih kreatif. Sifatnya semacam panduan teks yang membantu bagi yang belum pernah menjadi khotib," tuturnya.

Secara garis besar Miftah mengungkapkan, isi teks yang dibuat menggambarkan perihal hakikat puasa dalam membentuk pribadi yang lebih sabar dan ikhlas. Hal ini cukup relevan untuk menciptakan masyarakat agar lebih memahami kondisi mutakhir tentang pandemi Covid-19.

"Pertama, memberi kemudahan kepada mereka yang mungkin baru pertama jadi khatib. Kedua, mudah-mudahan ada keseragaman dalam hal selain menikmati Idul Fitri juga dengan sabar menjalani hari raya," pungkasnya.


BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA