1.244 Kendaraan Putar Balik di Mojokerto

IN
Oleh inilahcom
Minggu 16 Mei 2021
share
 

INILAHCOM, Mojokerto - Setidaknya ada 1.244 unit kendaraan diminta putar balik di tiga titik Pospam Check Point Penyekatan Operasi Ketupat Semeru 2021 di wilayah hukum Polresta Mojokerto.

Sebanyak 1.244 kendaraan itu tercatat selama 10 hari pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2021.

Sebanyak 1.244 kendaraan tersebut terdiri dari sepeda motor 670 unit, mobil penumpang 507 unit, bus tiga unit dan mobil barang 64 unit. Sementara total kendaraan hasil penyekatan sebanyak 7.983 unit. Rinciannya, sepeda motor 3.345 unit , mobil penumpang 3.330 unit, bus 46 unit, mobil barang 1.261 unit dan kendaraan khusus dua unit.

Pada Sabtu (15/5/2021) malam Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi memimpin penyekatan arus mudik dan pelaksanaan rapid tes di tiga Pospam Check Point Penyekatan Operasi Ketupat Semeru 2021. Ada 132 orang pemudik yang dilakukan rapid tes selama Operasi Ketupat Semeru 2021 digelar. Sebanyak enam orang pemudik hasil rapid tesnya dinyatakan reaktif.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, penyekatan arus mudik dan rapid tes dilakukka dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 pasca liburan Idul Fitri dan Kenaikan Isa Al Masih. Dalam kegiatan tersebut Kapolresta didampingi Karendalopsres, Kasatgas Kamsel, Kasatgas dan Kasubbag Humas Polresta Mojokerto.

"Dari hari pertama sampai sekarang, di tiga titik penyekatan yang ada di wilayah hukum Polresta Mojokerto ada 1.244 unit kendaraan putar balik dari penyekatan 7.983 unit kendaraan. Ini lantaran, tidak dilengkapi dengan surat keterangan rapid antigen maupun surat tugas," ungkapnya.

Petugas juga melakukan rapid tes kepada para pemudik yang melintas di tiga titik Pospam Check Point Penyekatan Operasi Ketupat Semeru 2021. Ada 132 orang pemudik yang dilakukan rapid tes selama Operasi Ketupat Semeru 2021 digelar. Hasilnya, ada enam orang pemudik reaktif.

"Ada yang reaktif tapi belum tentu positif Covid-19, nanti akan dilakukan koordinasi oleh Dinas Kesehatan. penyekatan ini kami memprioritaskan orang yang akan kembali ke Mojokerto berdasarkan pengecekan KTP. Untuk di Pospam Check Point Simongagrok, ada personel gabungan dari Polresta Mojokerto Kota dengan Polres Lamongan karena wilayah perbatasan," jelasnya. [beritajatim/ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA