https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   17 May 2021 - 16:29 wib

PPP Desak RI Perjuangkan Sanksi PBB untuk Israel

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengutuk keras agresi Israel ke Palestina, termasuk ke Masjid Al Aqsa. Ratusan warga sipil termasuk anak-anak dan perempuan menjadi korban.

"Kami mendukung segala upaya yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia yang turut aktif menggalang dukungan dunia internasional guna menghentikan kekerasaan yang terjadi di Palestina," tutur Ketua Ketua DPP PPP bidang Isu Strategis, Patrika S Andi Paturusi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (17/5/2021).

Dia mengatakan, PPP berharap, pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) bisa lebih berperan secara maksimal, berupa penggalangan melalui organisasi Dewan Keamanan PBB. Supaya PBB bisa memperhatikan dan melindungi perempuan dan anak-anak dari kekejaman zionis Israel.

"Pemerintah harus mendesak PBB untuk memberikan sanksi yang tegas kepada Israel. Penyerangan yang dilakukan tentara Israel di bulan suci Ramadan tersebut sudah memenuhi syarat sebagai pelanggaran atas nilai-nilai kemanusiaan," kata Anggie yang juga Ketua Umum Gerakan Masyarakat Peduli Anak Dan Remaja Indonesia (GEMPARI)

Anggie mengingatkan, dampak yang ditimbulkan dari konflik Israel di Palestina begitu luas. Sudah terlalu banyak korban dari warga sipil khususnya anak-anak dan perempuan yang tak berdosa di Palestina. "Peristiwa terakhir adalah saat Israel menggempur jalur Gaza melalui serangan udara dan peluru alteri yang telah menewaskan seratus lebih warga sipil, termasuk puluhan anak-anak meregang nyawa akibat serangan ini," sesal Anggie.

Dia mengakui, sudah ada seruan internasional untuk menghentikan serangan Israel ke Palestina, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda Yahudi itu menghentikannya.

Pihaknya juga meminta kepada pihak-pihak yang bertikai yaitu Palestina dan Israel untuk lebih mengedepankan penyelesaian secara damai melalui meja perundingan dan diplomasi politik. "Ini penting atas dasar kemanusiaan yang adil dan beradab demi terwujudnya kedamaian secara menyeluruh di Timur Tengah," imbuhnya. [tar]

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Muhammadiyah: Tonjolkan Solusi Bukan Kontroversi

Muhammadiyah mengajak para tokoh masyarakat dan ulama mengedukasi rakyat serta menjadi aktor ya
berita-headline

Viral

Messi, Neymar, Mbappe dan Impian PSG Juara Eropa

Lionel Messi resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar Paris Saint-Germain. La Pulga mendapat nomo
berita-headline

Viral

Ratusan TKW Dideportasi Dalam Posisi Hamil

Sebanyak 3000 tenaga Kerja Indonesia (TKI) dideportasi dari luar negeri ke Kabupaten Sampang, Mad
berita-headline

Viral

Pembukaan BRI Liga 1 Jadi Momen Kebangkitan Sepak Bola Tanah Air

Keadaan lancarnya pertandingan pembuka BRI Liga 1 Indonesia 2021-2022 antara Bali United versus P
berita-headline

Viral

Gegara Utang di Bank Pelat Merah, Saham PSAB Terancam Tertekan

Musim pandemi COVID-19, banyak perusahaan tersandera kredit macet atau utang di bank. Kondisi ini