Aksi Militer ke Palestina

PPP Desak RI Perjuangkan Sanksi PBB untuk Israel

IN
Oleh inilahcom
Senin 17 Mei 2021
share
Aksi militer Israel hancurkan Palestina, jelas melanggar HAM dan UUD 1945.

INILAHCOM, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengutuk keras agresi Israel ke Palestina, termasuk ke Masjid Al Aqsa. Ratusan warga sipil termasuk anak-anak dan perempuan menjadi korban.

"Kami mendukung segala upaya yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia yang turut aktif menggalang dukungan dunia internasional guna menghentikan kekerasaan yang terjadi di Palestina," tutur Ketua Ketua DPP PPP bidang Isu Strategis, Patrika S Andi Paturusi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (17/5/2021).

Dia mengatakan, PPP berharap, pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) bisa lebih berperan secara maksimal, berupa penggalangan melalui organisasi Dewan Keamanan PBB. Supaya PBB bisa memperhatikan dan melindungi perempuan dan anak-anak dari kekejaman zionis Israel.

"Pemerintah harus mendesak PBB untuk memberikan sanksi yang tegas kepada Israel. Penyerangan yang dilakukan tentara Israel di bulan suci Ramadan tersebut sudah memenuhi syarat sebagai pelanggaran atas nilai-nilai kemanusiaan," kata Anggie yang juga Ketua Umum Gerakan Masyarakat Peduli Anak Dan Remaja Indonesia (GEMPARI)

Anggie mengingatkan, dampak yang ditimbulkan dari konflik Israel di Palestina begitu luas. Sudah terlalu banyak korban dari warga sipil khususnya anak-anak dan perempuan yang tak berdosa di Palestina. "Peristiwa terakhir adalah saat Israel menggempur jalur Gaza melalui serangan udara dan peluru alteri yang telah menewaskan seratus lebih warga sipil, termasuk puluhan anak-anak meregang nyawa akibat serangan ini," sesal Anggie.

Dia mengakui, sudah ada seruan internasional untuk menghentikan serangan Israel ke Palestina, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda Yahudi itu menghentikannya.

Pihaknya juga meminta kepada pihak-pihak yang bertikai yaitu Palestina dan Israel untuk lebih mengedepankan penyelesaian secara damai melalui meja perundingan dan diplomasi politik. "Ini penting atas dasar kemanusiaan yang adil dan beradab demi terwujudnya kedamaian secara menyeluruh di Timur Tengah," imbuhnya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA