Dewas Dirasa Berpihak ke Pimpinan KPK

IN
Oleh inilahcom
Senin 17 Mei 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK, Sujanarko mengawal 75 Pegawai KPK yang tidak lolos asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Dewan Pengawas KPK, Senin (17/5/2021).

75 pegawai KPK melaporkan anggota Dewas KPK Indriyanto Seno Adji ke Dewas, hari ini. Pelaporan ini dilayangkan lantaran Indriyanto dinilai sudah berpihak pada pimpinan KPK terkait polemik hasil asesmen TWK.

"Dewas itu secara kelembagaan harus tetap kita jaga. Hari-hari ini Dewas dirasakan sudah berpihak terhadap pimpinan, padahal selain dia punya fungsi pengawasan Dewas itu adalah fungsi hakim etik," kata Sujanarko di Gedung ACLC KPK.

Sujanarko menilai, sebagian Anggota Dewas dan juga Pimpinan KPK tidak berlaku sebagaimana mestinya sesuai jabatan dan tugas kerjanya terkait TWK yang dianggap tes mengada-ada.

"Sebagian dari anggota-anggota Dewas dan sebagian dari pimpinan KPK tidak kompeten. Yang sedang kita kritisi hari ini adalah atittude yang kurang baik yang dilakukan oleh sebagian anggota dewas dan sebagian pimpinan KPK," ujarnya.

Indriyanto diketahui hadir dalam rapat keputusan dan konferensi pers yang digelar pimpinan KPK pada 5 Mei 2021. Padahal, menurut Sujanarko, sebagai anggota Dewas, Indriyanto yang baru dilantik pada 28 April 2021 seharusnya menjalankan fungsi pengawasan.

"Sehingga kalau ada perbuatan-perbuatan pimpinan-pimpinan yang melanggar kode etik mereka harus bersikap adil," imbuhnya.

Sujanarko menegaskan, para pegawai, terutama yang tidak memenuhi syarat TWK akan terus berjuang. Selain melalui jalur hukum, para pegawai pun akan berjuang melalui jalur publik atas keputusan pimpinan KPK.

"Kenapa publik ini penting? Karena KPK salah satu aset publik, dan yabg dihadapi oleh 75 orang itu adalah sebagian dari anggota Dewas dan sebagian pimpinan KPK yang tidak kompeten," tegas dia.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA