TWK Diduga Langgar Hak Asasi, Novel Ke KomnasHAM

IN
Oleh inilahcom
Senin 24 Mei 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Penyidik senior KPK Novel Baswedan bersama perwakilan 74 Pegawai KPK hari ini (Senin, 24/5/2021) melapor ke Komnas HAM terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang digagas pimpinan KPK.

Novel yang mengenakan kaos hitam bertulis 'Berani Jujur Pecat' menyebut soal-soal dalam TWK sudah melanggar batas-batas hak individu serta tak pantas masuk dalam sebuah tes.

"Ada beberapa hal yang saya garis bawahi pertama, berhubungan dengan hal-hal yang menyerang kepada privasi, hal-hal yang bersifat seksual dan masalah beragama dan itu sangat tidak pantas dilakukan dan berbahaya," kata Novel di kantor Komnas HAM, Jakarta.

"Kami melaporkan terkait dengan tindakan oknum pimpinan KPK, saya katakan oknum karena saya yakin tidak semuanya," sambung Novel menambahkan.

Novel menyebut tindakan semena-mena yang dialkukan dengan sedemikian rupa menjadi dasar pihaknya melapor ke KomnasHAM. Novel yakin soal TWK hanya akal-akalan untuk menyingkirkan 75 pegawai KPK yang berintregitas dan bekerja baik dalam rangka pemberantasan korupsi selama ini.

"Hal ini buka pertama dan sudah berkali-kali dilakukan dan ini rasanya paling banyak dan serius oleh karena itu ini menjadi hal penting," tegasnya.

dalam laporan ke KomnasHAM ini, Novel dan kawan-kawan berharap ada keadilan dalam menegakkan hak asasi tidak hanya untuk 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK."Kepentingan upaya pemberantasan korupsi, upaya tidak atau memaklumi terkait penyerangan terhadap HAM dan juga kepentingan terkait dengan kepentingan sebagai WNI," tandasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA