Cabe Digunakan Untuk Pasok Sabu ke Lapas

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 29 Mei 2021
share
 

INILAHCOM, Jombang - Narapidana Lapas Jombang, berinisial DK kembali terjerat persoalan hukum. Ia kembali ditetap menjadi tersangka oleh Satresnarkoba Polres Jombang, Jumat (28/5/2021).

Ini menyusul penyelidikan kasus penyelundupan 18 butir cabai rawit ke Lapas. Namun yang dikirim AR untuk DK yang sedang menghuni penjara tersebut bukan sembarang cabai. Lantaran bijinya dikeluarkan dan diganti dengan sabu-sabu (SS).


"Pengirim paket yakni AR sudah kita tetapkan menjadi tersangka. Setelah kita lakukan penyidikan, giliran penerima paket, yakni DK yang kita jadikan tersangka. Jadi total ada dua tersangkan dalam kasus ini," kata Kasatresnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid, Jumat, (28/5/2021).

Seperti diberitakan sebelumnya, petugas Lapas Klas IIB Jombang menggagalkan penyelundupan cabai berisi sabu, Selasa (25/5/2021). Selanjutnya, kasus ini dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Jombang. Dalam penyelidakan, polisi berhasil membekuk AR, warga Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang.

Sedianya bungkusan cabai berisi narkoba itu akan dikirim ke salah satu warga binaan di dalam Lapas berinisial DK. Untuk mengelabuhi petugas, selain cabai, AR juga mengirim bawang merah dan bawah putih. Alasannya, bumbu-bumbu tersebut hendak digunakan untuk memasak.

Mukid menjelaskan, DK telah diperiksa dan dikonfrontasi selama 2,5 jam dengan tersangka AR (31) selaku pengirim cabai berisi sabu. Hasil konfrontasi itu, DK mengakui bahwa dirinya yang menyuruh AR mengirim barang haram tersebut.

"DK menjanjikan AR uang Rp 200 ribu sebagai upah. Namun aksi tersebut berhasil digagalkan petugas Lapas. Kini baik AR maupun DK sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Kita masih melakukan pendalaman lagi, karena besar kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus ini," kata Mukid.

Atas perbuatannya, baik AR maupun DK, dijerat pasal 114 dan 112 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA