Gaspol UMKM, Friendchised Bikin Platform Digital

IN
Oleh inilahcom
Senin 31 Mei 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Friendchised, selaku pioneer marketplace kemitraan dan waralaba di Indonesia, meluncurkan platform website barunya. Demi memajukan sektor UMKM di tanah air.

Pada Sabtu (29,5/2021), Friendchised, pioneer marketplace yang mempertemukan para peminat bisnis kemitraan dan pemilik bisnis untuk mendukung perkembangan UMKM Indonesia, secara resmi meluncurkan platform website-nya di KEDASI Thamrin, Jakarta Pusat. Acaranya dihadiri para business owner, peminat waralaba dan rekan-rekan CEO startup lainnya.

Berangkat dari mimpi untuk mendukung perkembangan UMKM di Indonesia, melalui platform website-nya, selaku pioneer marketplace kemitraan dan waralaba di Indonesia, Friendchised berharap dapat mempertemukan para peminat bisnis kemitraan dan pemilik bisnis pusat dalam memaksimalkan potensi bisnis yang dimiliki.

Sebelumnya, website Friendchised telah diluncurkan dalam bentuk Beta pada Maret 2021. Namun, guna memberikan pengalaman menyenangkan yang berkelanjutan bagi para penggunanya, Friendchised melengkapi tampilan dan sejumlah fitur baru dalam website-nya yang dapat diakses secara perdana saat peluncuran resmi pada 29 Mei 2021.

Gerald Grimaldy, CEO Friendchised mengungkapkan, platform website yang diluncurkan pada 29 Mei 2021 ini, merupakan bukti dan karya nyata pihaknya dalam mendukung perkembangan UMKM di Indonesia yang sangat beragam dan banyak diminati oleh para calon pebisnis atau peminat bisnis kemitraan dan waralaba.

"Selama ini yang terjadi, banyak sekali calon pebisnis atau peminat bisnis kemitraan sampai waralaba yang belum mengetahui UMKM apa saja yang dimitrakan dan diwaralabakan atau bahkan mereka sama sekali tidak tahu harus mengembangkan bisnis apa," paparnya dalam rilis, Jakarta, Minggu (30/5/2021).

"Padahal, banyak sekali bisnis UMKM di Indonesia yang sangat bagus dan berpotensi. Untuk itulah, Friendchised, hadir guna menjembatani para calon pebisnis dan peminat bisnis kemitraan dengan para pelaku bisnis kemitraan dan waralaba yang notabene berbasis UMKM. Apalagi karena pandemi, sebagian masyarakat Indonesia terkena PHK dan memiliki keinginan untuk berwirausaha. Sehingga, bukan hanya si calon pebisnis yang terbantu, para bisnis owner juga dapat mengembangkan bisnisnya secara maksimal melalui FRIENDCHISED," lanjut Gerald.

Semengtara, CFO Friendchised, Ignatius Ivan Sinugroho mengatakan, Friendchised sangat berharap kepada seluruh UMKM di Indonesia, bisa bergabung. Untuk tahun ini, target dapat diraih dari user yang sudah mendaftar sebanyak 16 ribu user. "Sementara dari sisi merchant yang sudah mendaftar lebih dari 100 atau hampir 200-an merchant. Pada akhir tahun kita targetkan bisa 6.000-an merchant," tuturnya.

Platform ini hadir guna menjembatani para calon pebisnis dengan pelaku bisnis kemitraan dan warlaba. Hadirnya platform ini disambut baik oleh Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Yuana Rochma Astuti. "Diharapkan semakin banyak platform digital yang semakin memajukan UMKM dan ekonomi kreatif Indonesia," tuturnya.[tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA