Bea Cukai Tangkap WN Inggris Penyelundup Kokain

IN
Oleh inilahcom
Kamis 03 Juni 2021
share
 

INILAHCOM, Batam - Bea Cukai Batam bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau menangkap seorang warga negara Inggris berinisial IDB yang akan menyelundupkan 2,77 gram kokain dan 10 butir pil ekstasi melalui barang kiriman.

Pria yang ditangkap di sebuah apartemen di Kota Batam itu berusaha mengelabui petugas dengan cara memalsukan pemberitahuan barang kiriman sebagai perlengkapan fotografi.

Pelaksana Harian Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Undani menjelaskan kronologi penangkapan tersebut berawal dari laporan bahwa akan ada pengiriman narkotika melalui barang kiriman.

"Setelah mendapatkan informasi, pada Rabu, 19 Mei 2021, sekitar pukul 09.30 WIB, petugas Bea Cukai di Kantor Pos Lalu Bea Batam Center melakukan pemeriksaan terhadap barang kiriman terduga tersebut menggunakan mesin x-ray, dengan hasil citra menunjukkan terdapat barang berbentuk pil," ujar Undani.

Petugas lalu meminta perwakilan kuasa barang, yaitu pihak kantor pos, untuk membuka paket terduga tersebut sehingga dapat dilakukan pemeriksaan fisik.

"Paket dibuka dan didapati berisi alat pencabut bulu kaki berwarna hijau, satu bungkus plastik obat berisi bubuk yang dilapisi alumunium foil, dan sepuluh butir pil berwarna merah muda," papar Undani.

Dia menambahkan bahwa atas barang yang ditemukan tersebut selanjutnya dilakukan uji coba kandungan barang di Laboratorium KPU Bea Cukai Batam.

"Hasil dari uji coba laboratorium didapati bubuk yang dilapisi aluminium foil adalah narkotika jenis kokain dengan berat 2,7743 gram, dan pil merah muda adalah pil ekstasi dengan total berat 3,5133 gram," jelas Undani.

Atas temuan tersebut, Bea Cukai Batam selanjutnya berkoordinasi dengan BNNP Kepulauan Riau untuk melakukan pengejaran terhadap pemilik barang tersebut.

"Pada Kamis, 20 Mei 2021, sekitar pukul 14.50 WIB, petugas gabungan berhasil menangkap seorang pria berkebangsaan Inggris di sebuah apartemen di Kota Batam sebagai tersangka pemilik barang kiriman berisi narkotika tersebut, dan bersamanya juga diamankan narkotika jenis ganja seberat 41 gram," ujar Undani.

Tersangka dijerat dengan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana mati/ penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah).

Saat ini, barang bukti dan tersangka telah diserahterimakan ke BNNP Kepulauan Riau untuk diproses lebih lanjut. [adv/ikh]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA