Subsidi LPG Melon Salah Sasaran,Bos Banggar Ngamuk

IN
Oleh inilahcom
Jumat 04 Juni 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Dalam Rapat Kerja Banggar DPR terkait Pembicaraan Pendahuluan dalam Penyusunan RAPBN Tahun 2022, salah sasaran subsidi LPG 3 kilogram dalam sorotan.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, M Said Abdullah mendesak pemerintah melakukan perbaikan data penerima subsidi LPG 3 kilogram lantaran selama ini banyak yang tidak tepat sasaran.

Dari data yang ada, subsidi LPG hanya dinikmati masyarakat miskin sekira 24 persen dari total penyaluran. Sementara itu, sisanya sebesar 76 persen justru dinikmati orang kaya bahkan pejabat pemerintah.

Said menyebutkan, jumlah masyarakat miskin dan rentan masuk dalam kelompok 40 persen, tetapi hanya 26 persen yang menikmati subsidi listrik.
Sebanyak 30 persen rumah tangga dengan kondisi sosial ekonomi terendah hanya 24 persen yang menikmati subsidi LPG 3 kg.

"Masyarakat miskin dan rentan yang masuk dalam kelompok 40 persen hanya menikmati 26 persen dari subsidi listrik. Begitu pula dengan LPG 3 kg, 30 persen rumah tangga dengan kondisi sosial ekonomi terendah hanya menikmati 24 persen dari subsidi LPG 3 kg, sementara 76 persen dinikmati oleh kelompok yang lebih mampu," katanya.

Dalam hal ini, konstitusi telah mengamanatkan bahwa penyaluran subsidi seharusnya bersifat tertutup atau by name by address yang menurut Ketua Banggar DPR perlu segera diperbaiki pemerintah pada 2022. Dengan demikian, penyaluran subsidi bisa memberikan rasa keadilan dan melindungi masyarakat yang berhak menerima subsidi. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA