Indomaret dan Buruh Berdamai, KSPI Puji Kemnaker

IN
Oleh inilahcom
Jumat 04 Juni 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Konflik yang terjadi antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan mantan karyawannya, Anwar Bessy, berakhir damai.

Demikian disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal. Dia bilang, manajemen Indomaret dan Anwar Bessy yang diwakili FSPMI dan KSPI, telah mencapai saling pengertian yang melahirkan kesepakatan damai. "Kami berterima kasih kepada Dirjen PHI Kemnaker yang sudah mengambil langkah dari kasus ini sejak awal," tutur Said Iqbal dalam pers conference virtual, Kamis(3/6/2021).

Dalam kesepakatan itu, manajemen Indomaret menyetujui untuk menyelesaikan kasus pidana yang menimpa Anwar Bessy, karyawan Indomarco, di luar pengadilan. "Manajemen juga menyetujui untuk mempekerjakan kembali Anwar Bessi yang penempatan kerjanya sesuai posisi yang dibutuhkan perusahaan tanpa mengurangi hak-hak pekerja yang selama ini didapat," ujar Said.

Dengan demikian, lanjutnya, kedua pihak mempunyai tanggung jawab untuk membuat suasana hubungan industrial menjadi kembali harmonis dan menjaga nama baik dari perusahaan. "Pihak FSPMI dan KSPI akan menghentikan melakukan aksi boikot barang Indomaret, termasuk kegiatan-kegiatan lain yang terkait dengan kasus ini, seperti rencana aksi yang sudah dibuat oleh FSPMI dan KSPI," kata Said.

Sebelumnya, Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) berhasil menjembatani penyelesaian sengketa perburuhan antara PT Indomarco Prismatama dengan pekerjanya. Dan, Kemnaker melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker (Ditjen PHI JSK) memfasilitasi pertemuan pihak PT Indomarco Prismatama dengan serikat pekerja Indomaret agar menyelesaikan masalah itu dengan mengedepankan musyawarah mufakat. "Pemerintah selalu mendorong musyawarah mufakat untuk mencari solusi terbaik dalam setiap penyelesaian kasus ketenagakerjaan," kata Ditjen PHI JSK Indah Anggoro Putri, Jumat (4/6/2021).

Dijelaskan, Kemnaker memiliki kepedulian dan sensitifas terhadap masalah hubungan industrial yang bergejolak akibat dinamika bisnis di masa pandemi Covid-19. Dirinya juga menekankan agar setiap perusahaan dan pekerja mengedepankan penyelesaian secara bipartit dalam masalah hubungan industrial sehingga tercipta saling pengertian dan kesepahaman dan melahirkan kesepakatan damai yang menguntungkan kedua belah pihak.

Putri berharap, kasus Indomaret dengan serikat pekerja dijadikan pengalaman bagi semua di masa yang sulit menghadapi pandemi COVID-19 dengan bisa mengedepankan dialog yang menghasilkan musyawarah mufakat. "Ini sebagai contoh bahwa di masa sulit apapun pekerja dan pengusaha selalu menempuh dialog," katanya.

Sementara, Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi, memberikan apresiasi kepada Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal yang telah mengimbau seluruh anggotanya untuk menghentikan kampanye dan aksi boikot terhadap Indomaret.

Anwar juga memberikan pujian kepada PT Indomarco Prismatama yang telah mendorong pekerjanya melakukan dialog hubungan industrial secara bipartit hingga tercipta saling pengertian dan kesepahaman dan melahirkan kesepakatan. "Ini contoh bagus di saat sulit, kedua pihak masih mampu menyelesaikan dialog sosial dengan harmonis, " kata Anwar. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA