Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kristen Geruduk PGI

IN
Oleh inilahcom
Senin 07 Juni 2021
share
Aliansi Pemudadan Mahasiswa Kristen Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Menteng, Jakarta Pusat

INILAHCOM, Jakarta - Polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memicu aksi unjuk rasa masyarakat.

Kali ini, aksi unjuk rasa dilakukan sejumlah mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi PemudadanMahasiswaKristen Indonesia.

Mereka menggelar aksi unjuk rasadi halaman kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setaibudi, Jakarta Selatan serta Kantor Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (7/6/2021).

Dalam aksinya, para mahasiswa memprotes sikap PGI yang dinilai keliru dalam menyikapi polemik 75 pegawai KPK yang tidak lulus tes TWK.


"Kami tegaskan bahwa AliansiPemuda
danMahasiswaKristenIndonesia ini tidak terafiliasi dengan organisasi kristen manapun, namun karena kesadaran kami sebagai warga gereja dan anak bangsa," ujar Deon selaku Kordinator AliansiPemudadanMahasiswaKristen Indonesia.

"Kami menilai pernyataan sikap PGI yang terkesan membela Novel Baswedan itu keliru dan terlalu reaksioner, apalagi sampai mau menyurati Presiden Jokowi untuk apa?," tegasnya.

Deon juga menegaskan bahwa TWK dalam proses alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) itu mekanisme yang sah dan legal yang diamanatkan oleh Undang-undang (UU).

"TWK itu amanat Undang-undang, justru jika tidak dilaksanakan berpotensi melanggar UU," ungkap Deon.

"Maka menurut kami sudah benar, kalau ada yang tidak lulus itu kan hal biasa, dalam seleksi CPNS pun ada yang lulus dan ada yang tidak lulus, lalu apa yang dipersoalkan," tegasnya.

Dalam aksi tersebut seorang orator menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendukung independensi KPK dalam menjalankan agenda pemberantasan korupsi di Tanah Air.

Mendukung tes wawasan kebangsaan untuk memperkuat KPK sesuai dengan amanat Undang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK dan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang aparatur sipil negara (ASN).

Selanjutnya meminta PGI untuk segera meninjau ulang dan mencabut pernyataan sikap yang berkaitan dengan polemik TWK yang terkesan membela Novel Baswedan.

Terakhir mengecam sikap Novel Baswedan yang berupaya menyeret PGI sebagai Lembaga keagamaan untuk ikut terlibat dalam urusan internal KPK. [wll]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA