Bea Cukai Sosialisasikan Soal Pabean ke Masyarakat

IN
Oleh inilahcom
Rabu 09 Juni 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Masih dalam bulan pendidikan, geliat mengedukasi anak bangsa terus dilakukan oleh Bea cukai di berbagai daerah terkait ketentuan pabean. Kegiatan sosialisasi ketentuan kepabeanan kali ini dilakukan oleh Bea Cukai Yogyakarta, Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan dan Bea Cukai Makassar.

Dari Kota Pendidikan, Yogyakarta, Bea Cukai Jogja (Bejo) memberikan sosialisasi ketentuan impor barang kiriman melalui talkshow di IRadio Jogja. Sosialisasi ini diikuti oleh masyarakat Jogja dan sekitarnya di frekuensi 88,7 fm atau streaming melalui browser, dalam program Pagi-Pagi IRadio Jogja. Dalam sosialisasi ini disampaikan terkait Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 199/PMK.010/2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak Atas Impor Barang Kiriman. Selain itu, juga disampaikan cara tracking barang kiriman secara mandiri, pembebasan cukai barang kiriman berupa barang kena cukai dan cara mengajukan keberatan atas penetapan nilai pabean barang kiriman.

"Sangat bermanfaat, dengan mudahnya akses sekarang ini, pembelian dan pengiriman barang dari luar negeri sangat popular di masyarakat, sosialisasi peraturan ini sangat dibutuhkan tentunya. Masyarakat harus tahu bahwa PMK ini telah berlaku secara efektif per 30 Januari 2020 dan pembebasan bea masuk impor barang kiriman adalah FOB 3 USD per penerima barang per kiriman. Jangan sampai masyarakat dirugikan karena ketidaktahuannya, ini tugas kita untuk membantu," ungkap Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Bea Cukai, Sudiro.

Selain itu, di Bantimurung, pada Selasa (08/06), Kanwil Bea Cukai Sulbagsel bersama Bea Cukai Makassar melakukan sosialisasi terkait tugas pokok dan fungsi Bea Cukai sekaligus memperkenalkan prosedur dan alur ekspor impor kepada Himpunan Mahasiswa Administrasi Fiskal, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Makassar (UIM).

"Kedepannya, Bea Cukai akan terus memberikan dukungan dan bersinergi untuk terus membekali asset bangsa salah satunya mahasiswa guna mempersiapkan barisan anak - anak negeri yang berprestasi dan bisa mendukung menuju Indonesia Maju," ungkap Sudiro.

Dalam dua kegiatan tersebut juga dihimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai. Berbagai modus digunakan oknum penipu untuk mengelabui calon korban."Kita tegaskan jika ada yang mengaku sebagai petugas Bea Cukai dan meminta transfer sejumlah uang ke rekening pribadi, hati - hati dan pastikan ke Kantor Bea Cukai terdekat untuk kebenarannya," pungkas Sudiro.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA