Menteri Sandi Bangkitkan Ekonomi Lewat ADWI 2021

IN
Oleh inilahcom
Kamis 10 Juni 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggalakkan desa wisata, simbol kebangkitan ekonomi nasional.

Untuk mewujudkannya, kementerian yang dipimpin Sandiago Salahuddin Uno itu, menjalankan program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.
Salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia ini mengangkat tema "Indonesia Bangkit".

Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi "Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat".

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, wWisata pasar Paloh Naga memiliki keunikan. Meskipun nilai transaksi menggunakan kepeng masih belum signifikan dalam industri pariwisata. "Namun, kami melihat semangat menjadikan desa wisata ini memiliki keunikan dan tumbuh berkembang merupakan prestasi tersendiri bagi kami di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ujar Sandiaga.

"Kita harus menghargai semangat desa untuk membangun desa wisata dengan agrowisata yang unik. "Ini bakal kita jadikan simbol kebangkitan ekonomi nasional," ungkap Sandiaga.

Dia menjelaskan, visi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ingin mewujudkan program ADWI 2021 menjadi stimulan kebangkitan industri wisata nasional yang terdampak pandemi Covid-19 sejak 2020. Sosok pemimpin alternatif seperti inilah yang dibutuhkan Indonesia saat ini di tengah krisis yang dialami Indonesia.

Dijelaskannya, program ADWI 2021, telah berjalan di beberapa daerah diantaranya Desa Pujon Malang, Desa Mas Ubud, Desa Tugu Selatan Cisarua, Desa Cibuntu Kuningan, Desa Candirejo Magelang dan Desa Pentingsari Sleman. Program ini adalah sebuah acara yang menggabungkan kekuatan sosial media dan media mainstream, diisi dengan kegiatan kunjungan menjelajah desa wisata yang sudah berkembang maupun berkelanjutan di daerah regional dan dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan.

Dan, Desa Wisata Denai Lama yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, terpilih dalam kegiatan sosialisasi ini, karena terkenal dengan literasi adat budayanya, seperti budaya Jawa, Melayu dan Batak. Desa ini terkenal dengan beragamnya kerajinan seperti kain tenun, batik jumputan dan kerajinan batok kelapa.

Desa Wisata Denai Lama berkembang dalam pemanfaatan potensi desa, seperti dibangunnya Sanggar Lingkaran yang memiliki kafe baca. Di mana, kafe baca ini berfungsi sebagai taman bacaan. Salah satu manfaatnya untuk pengembangan karakter sumber daya masyarakat di sana.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA