Bukit Algoritma Bentuk Apresiasi untuk Bung Karno

IN
Oleh inilahcom
Kamis 10 Juni 2021
share
 

INILAHCOM, Sukabumi - PT Kiniku Bintang Raya (KSO) dan PT Amarta Karya (AMKA), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Konstruksi menggelar peletakan batu pertama (Ground Breaking) Bukit Algoritma pada 9 juni 2021 di Cikidang, Sukabumi.

Acara ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Acara ini dihadiri langsung oleh Deputi Kementerian/BKPM Bidang Perencanaan Penanaman Modal Nurul Ichwan, Staf Khusus Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Fauka Noor Said, Staf Ahli Bupati Sukabumi Dani Budiman, Direktur Utama AMKA Nikolas Agung, Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko, Direktur Utama PT Bintang Raya Lokalestari Dhanny Handoko dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Ketua Pelaksana KSO, Budiman Sudjatmiko mengatakan, Bukit Algoritma adalah sebuah ekosistem inovasi teknologi di mana kami juga ikut bertanggung jawab atas pembiayaan dari ide-ide kreatif anak muda Indonesia.

Lebih lanjut, Budiman Sudjatmiko mengatakan bahwa Bukit Algoritma akan menjadi wadah untuk merangkul masyarakat dan generasi muda Indonesia dalam melihat masa depan yang strategis. Serta dapat menjadi gambaran masa depan untuk Indonesia bahkan untuk dunia bagi generasi muda dalam menjadikan tempat ini untuk penelitian dan workshop bisnis teknologi.

Budiman menuturkan, ekosistem yang bernama Bukit Algoritma adalah mimpi bangsa Indonesia yang akan segera terwujud. "Bukit Algoritma mewujudkan cita-cita Bung Karno dengan memberikan dampak sosial yang positif dalam masyarakat. Hal Ini seperti yang dikatakan oleh Bung Karno pada saat pidato di Jogja tahun 1951," tutur Budiman.

Budiman melanjutkan, proyek Bukit Algoritma juga memberikan penghargaan atas citacita Bung Karno tersebut dengan membuat patung Bung Karno. Rencananya patung tersebut akan didirikan di depan Gedung Neuroscience Centre (pusat kajian ilmu tentang struktur, fungsi dan cara kerja otak).

Pusat riset neuroscience ini akan jadi yang pertama di Indonesia dan kemungkinan di Asia. Selain itu dalam waktu dekat, lanjut Budiman, sudah ada investor yg bersedia menanamkan modal di Bukit Algoritma untuk membangun IoT Park (Internet of Things Park) seluas 100 hektar, tempat di mana riset teknologi komunikasi antar internet akan dikembangkan. Taman ini diproyeksikan akan menjadi IoT Park pertama di Asia Tenggara.

Sementara itu, Direktur Utama AMKA Nikolas Agung SR selaku kontraktor pelaksana menyambut baik acara ground breaking pembangunan Bukit Algoritma.

"Kami selaku kontraktor pelaksana dipercaya oleh Kiniku Bintang Raya KSO dan menyambut baik dalam pembangunan pengembangan teknologi dan industri 4.0 di Sukabumi yang diberi Bukit Algoritma. Ada kebanggaan tersendiri bagi kami bahwa proyek ini juga merupakan impian dari Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno sejak lama yang pernah beliau ungkapkan pada pidato di Universitas Gadjah Mada," tambah Nikolas Agung.

Menurut Nikolas, Bukit Algoritma diproyeksikan dapat meningkatkan kualitas ekonomi berbasis teknologi 4.0, peningkatan pendidikan dan penciptaan pusat riset dan development untuk menampung ide anak bangsa terbaik demi Indonesia bangkit serta meningkatkan sektor pariwisata di Kawasan Sukabumi.

Diharapkan juga proyek ini dapat meningkatkan infrastruktur pertumbuhan tangguh berkelanjutan dan pembangunan SDM berbasis IPTEK yang merupakan salah satu alat pendukung penuh Pemerintahan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional (PEN) di masa Pandemi saat ini.

"Kami selaku kontraktor pelaksana akan memberikan best effort dan best practice, serta bergandengan tangan dengan pihak-pihak yang berkepentingan agar proyek yang dipercayakan pada AMKA ini bisa dilaksanakan dengan lancar dan tepat waktu," tutur Nikolas.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA