https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   11 June 2021 - 07:13 wib

PPN-Isasi Sri Mulyani Disebut YLKI Tidak Manusiawi

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Rencana Menteri Sri Mulyani mem-PPN-kan sembako, jasa pendidikan dan kesehatan, semakin disorot. Kali ini, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menentang keras.

Ketua YLKI, Tulus Abadi menilai kebijakan tersebut sudah tidak manusiawi. Apalagi saat ini, daya beli masyarakat merosot drastis, akibat dihantam pandemi Covid-19. "Pengenaan PPN akan menjadi beban baru bagi masyarakat dan konsumen, berupa kenaikan harga kebutuhan pokok. Belum lagi jika ada distorsi pasar, maka kenaikannya akan semakin tinggi," ujar Tulus dalam keterangannya pada Kamis (10/6/2021).

Pengenaan PPN pada bahan pangan, lanjut Tulus, juga bisa menjadi ancaman terhadap keamanan pasokan pangan pada masyarakat. "Oleh karena itu, wacana ini harus dibatalkan. Pemerintah seharusnya lebih kreatif, jika alasannya untuk menggali pendapatan dana APBN," sambung dia.

Alih-alih memberlakukan PPN pada sembako, Tulus memandang pemerintah sebaiknya menaikkan cukai rokok yang lebih signifikan. Dengan menaikkan cukai rokok, potensinya bisa mencapai Rp200 triliun lebih. "Selain itu, akan berdampak positif thd masyarakat menengah bawah, agar mengurangi konsumsi rokoknya, dan mengalokasikan untuk keperluan bahan pangan," tutup Tulus. [ipe]




 

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

KPK Bidik Pihak Lain Yang Kecipratan Uang Hasil Rekayasa Pajak PT Jhonlin Hingga Panin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal mengejar pihak-pihak yang diduga turut kecipr
berita-headline

Inersia

DKI Berikan Diskon Pokok Pajak Kendaraan dan Pemutihan Denda

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan diskon pokok pajak dan pemutihan sanksi denda pajak ke
berita-headline

Viral

Kominfo: Perpanjangan Diskon PPnBM Demi Pemulihan Ekonomi

Pemerintah resmi
berita-headline

Viral

Edan, Angin Prayitno Aji Sunat Pajak Bank Panin Hingga Rp 600 miliar, Muncul Nama Mu'min Ali Gunawan

Dua mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji dan Dadan R
berita-headline

Viral

Mau Rayakan Hari Kemerdekaan Belasan Mobil Mewah Ketahuan Belum Bayar Pajak

Sejumlah mobil mewah berharga miliaran ditahan. Mulai dari  merek Ferrari, Rolls-Royce, Mase