Dukung Industri Petrokimia

Bank Mandiri Guyur Kredit Chandra Asri Rp5 Triliun

IN
Oleh inilahcom
Jumat 11 Juni 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero/Bank Mandiri) Tbk dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) meneken kerja sama berskema term loan dan account receivables financing Rp5 triliun.

Pembiayaan ini akan digunakan untuk membiayai operasional harian perusahaan serta mendukung modal kerja Chandra Asri. Dari nilai tersebut, fasilitas term loan yang diberikan Bank Mandiri senilai US$280 juta atau sekitar Rp4 triliun (kurs Rp14.285/US$) bertenor tujuh tahun. Selain itu, untuk fasilitas account receivables financing, total limit yang diberikan sebesar Rp1 triliun bertenor dua tahun.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Susana Indah Kris Indriati menjelaskan, pembiayaan tersebut menjadi bentuk implementasi Bank Mandiri untuk menyasar industri petrokimia yang kini menjadi salah satu sektor andalan. Selain juga sebagai bentuk dukungan dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap produk impor, sambil terus mengedepankan prinsip kehati-hatian.

"Dukungan ini juga menjadi bukti realisasi keinginan Bank Mandiri untuk menjadi mitra finansial utama pilihan nasabah dengan berbagai produk keuangan utama, termasuk di dalamnya untuk mendukung transaksi harian nasabah," kata Susana, Jakarta, Jumat (11/6/2021).

Presiden Direktur Chandra Asri, Erwin Ciputra sangat mengapresiasi kerja sama ini. "Chandra Asri sangat senang dapat terus mengembangkan kemitraan dengan Bank Mandiri. Kami menghargai kepercayaan dan keyakinan bank terhadap kualitas kredit kami yang berhasil menghadapi pandemi COVID-19 dengan lancar untuk mempertahankan terobosan kinerja keuangan, mempertahankan neraca dan kumpulan likuiditas yang kuat," tuturnya.

"Serta terus memberikan keunggulan operasional dengan rekam jejak keselamatan yang baik. Kami berharap dapat mempererat kemitraan dan hubungan dengan Bank Mandiri karena Chandra Asri akan terus berkembang untuk melayani industri dalam negeri Indonesia," imbuhnya.

Selain memberikan fasilitas kredit baru, bank pelat merah bersandi emiten BMRI ini, melakukan perpanjangan tenor fasilitas Committed and Unsecured Revolving Credit Facility senilai USD50 juta, guna mendukung kebutuhan modal kerja Chandra Asri.

Tak berhenti di situ, Bank Mandiri yang baru saja ditetapkan sebagai bank beraset terbesar se-Indonesia ini, melakukan pembaruan jangka waktu fasilitas Trust Receipt untuk Chandra Asri dari yang semula USD50 juta, menjadi USD75 juta.

Susana menambahkan, ke depan, Bank Mandiri akan terus menggali potensi kredit di sektor-sektor prospek positif lainnya seperti Fast Moving Consumer Goods ("FMCG"), perkebunan sawit dan CPO, energi serta konstruksi. "Tak hanya itu, kami juga menyasar bisnis-bisnis potensial di kantor-kantor wilayah sebagai salah satu bentuk mitigasi Bank Mandiri untuk membantu agenda pemulihan ekonomi nasional," ujar Susana.

Bagi Chandra Asri, kemitraan dengan Bank Mandiri ini menunjukkan kepercayaan publik terhadap profil keuangan yang solid dari Chandra Asri serta kemampuan yang mumpuni sebagai market leader dalam menavigasi bisnis di masa-masa dinamis, seperti saat ini. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA