Netizen: Kenegarawanan AHY Jangan Diragukan

IN
Oleh inilahcom
Senin 14 Juni 2021
share
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat

INILAHCOM, Jakarta - Berpulangnya Elisye Widya Ketaren, istri Menkumham Yasonna Laoly, mengundang simpati duka cita dari berbagai pihak.

Diantara tokoh-tokoh yang melayat, terlihat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat, yang hadir bersama Sekjen Teuku Riefky Harsya dan beberapa jajaran pengurus DPP PD lainnya.

Tampil rapi, mengenakan jas hitam, AHY tampak takzim menyampaikan ucapan turut berbelasungkawa kepada Menteri Yasonna yang terlihat menyimpan kedukaan mendalam.

Tak hanya melayat, AHY memposting ucapan duka cita melalui akun Twitter @agusyudhoyono: "Malam ini saya menyampaikan duka cita yg mendalam secara langsung kpd Menteri Yasonna Laoly di rumah duka RSPAD Gatot Subroto, atas kepergian Ibu Elisye Widya Ketaren. Semoga beliau diberi tempat terbaik di sisi Tuhan YME & Pak Menteri diberikan kekuatan serta ketabahan."

Tak menunggu lama, posting bos Partai Demokrat ini, mengundang pujian dari kalangan netizen. Misalnya, Ervan Purwanto (@evan_pita) berkomentar., "Nafas baru sosok pemimpin yang santun dan beradab "Ngajeni Wong Liyo" (memperhatikan orang lain -red).

Akun @76suka menulis, "Walaupun sdh diolok2 tp mas AHY gk baperan, tetap menunjukkan kesantunan dan kebesaran jiwanya, salut." Hal senada ditulis oleh akun @guyubrahardjo, "Ini sikap kenegarawan menyampaikan turut berdukacita. Walaupun sehari sebelumnya sebagai bahan olokkan bapak yasona didalam rapat kerja dengan DPR, Bilang AHY bosnya pak Benny paling lama menjadi presiden." Akun @callmerahmasaja menulis, "Walaupun bbrp hari lalu beliau bilang "bos nya Pak @BennyHarmanID masih lama jadi presiden" di DPR tapi mas Ketum tetap hadir malam ini. Benar2 berjiwa satria."

Sehari sebelumnya memang terjadi insiden saat Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR RI dengan Menkumham dan jajarannya, membahas draft RUU KUHP. Dalam sidang tersebut, saat menjawab kenapa pasal penghinaan terhadap Presiden dimasukkan padahal sudah ditolak MK, Menteri Yasonna Yasonna mengungkapkan pasal itu diperlukan untuk menjaga kehormatan kepala negara.

"Tapi apa kita biarkan Presiden yang akan datang digituin? Karena mungkin saja satu di antara kita jadi Presiden," ujar Yasonna. Ia melanjutkan, "Kalau bos Pak Benny (AHY -red) masih lama barangkali. Misalnya, contoh. Ya kan. masih muda. Canda, canda."

Politikus Partai Demokrat, Santoso SH langsung menyambar mikrofon dan minta Menteri Yasonna mencabut ucapannya. Yasonna pun meminta maaf.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA