Gelar The Great Steak Escape

Dijamin Halal,Peminat Daging Australia Makin Antri

IN
Oleh inilahcom
Rabu 16 Juni 2021
share
Dari kiri ke kanan: Valeska (Chief Representative MLA Indonesia); Christian Haryanto (Business Development Manager MLA), Emilia Achmadi (Pakar Gizi), Dimas Beck (KOL True Aussie Beef, Chef Vindex Tengker; Chef Vania Wibisono dan Chef Chandra Yudasswara.

INILAHCOM, Jakarta - Daging sapi Australia semakin diminati masyarakat Indonesia. Dibuktikan dengan kenaikan konsumsi 5% per tahun. Tak terpengaruh pandemi COVID-19.

Chief Representative Meat and Livestock Austalia (MLA) Indonesia, Valeska mengatakan, pertumbuhan konsumsi daging merah (sapi) asal Australia di Indonesia, mencapai 5% per tahun. Di mana, pada 2020, impor daging sapi Australia mencapai US$400 juta. "Dari total daging sapi di Indonesia, sebanyak 20 persennya adalah daging sapi asal Australia. Artinya, konsumen Indonesia sangat menerima kehadiran daging sapi Australia. Selain rasa, daging sapi Australia terbukti mengandung nutrisi dan bisa meningkatkan daya tahan tubuh," papar Valeska dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Informasi saja, Meat and Livestock Australia (MLA) merupakan organisasi yang mendukung peternakan dan industri daging sapi Australia melalui berbagai inisiatif. Termasuk memperkenalkan keunggulan dan manfaat daging sapi Australia lewat kampanye #BeefUp yang berlangsung hingga Juni 2021.

Sementara, Business Development Manager Meat and Livestock Australia (MLA), Christian Haryanto mengatakan, masyarakat Indonesia tak perlu khawatir soal kehalal-an daging sapi Australia. "Karena daging sapi Australia selalu dilengkapi dengan sertifikasi halal dari MUI. Proses penyembelihannya sesuai dengan syariah Islam. Jadi, tidak perlu diragukan lagi masalah ini," ungkapnya.

Untuk lebih membumikan daging sapi Australian, kata dia, MLA berencana menggelar event bertajuk "The Great Steak Escape" pada 20-27 Juni 2021 di Indonesia, dan diteruskan di beberapa negara lain seperti Singapura, Malaysia dan Thailand.

Dalam event ini, para chef profesional dari berbagai hotel and dan restoran dilibatkan untuk memberikan pengalaman menikmati daging sapi Australia di masing-masing outlet mereka. "Acara mengundang kaum milenial agar dapat ikut merasakan sendiri dan mengulas keistimewaan daging sapi Australia," paparnya.

Selain itu mengundang pakar gizi, Emilia Achmadi; KOL True Aussie Beef, Dimas Beck; serta tiga Celebrity Chef for True Aussie Beef yakni Chef Vindex Tengker; Chef Vania Wibisono dan Chef Chandra Yudasswara.

Terkait manfaat daging sapi Australia, pakar gizi, Emlia tegas menyebut bisa memperkuat daya tahan tubuh alias immun. Lantaran, daging merah sapi Australia, banyak mengandung zat besi dan zinc. Yang sangat diperlukan tubuh manusia sebagai pembentuk anti body. "Makanya tiap minggu, perlu konsumsi daging sapi Australia sekitar 400-500 gram," tuturnya.

Menariknya lagi, kata Emilia, daging sapi asal Australia tidak hanya nikmat untuk steak. Namun oke juga untuk bahan baku masakan lokal seperti semur, rawon atau soto. "Waduh saya jadi ngiler kalau menerangkan ini. Karena saya sudah coba. Daging sapi Australia enak untuk dibuat rawon, semur atau soto," tuturnya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA