Agar Ekspor Meningkat, BC Rangkul Berbagai Pihak

IN
Oleh inilahcom
Kamis 17 Juni 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Penguatan penerimaan negara dan upaya meningkatkan potensi ekspor di berbagai daerah terus dilakukan Bea Cukai. Salah satunya melalui penguatan sinergi dengan berbagai pihak.

Kali ini, sinergi yang baik dilakukan antara lain oleh Bea Cukai Sumatera Utara, Parepare, Kediri, Kupang dan Palangkaraya. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Bea Cukai, Sudiro menyatakan bahwa Bea Cukai mempunyai peran dalam meningkatkan potensi ekspor di berbagai daerah. "Kami memiliki peran sebagai trade facilitator, kami akan mendukung dan menawarkan berbagai fasilitas kemudahan bagi para pelaku usaha untuk dapat meningkatkan potensi ekspor di daerah," ungkapnya.

Berperan aktif mendukung usaha mikro kecil menengah (UMKM), Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara hadiri kegiatan coaching program for new exporters (CPNE) yang digagas oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), pada Jumat (11/06). CPNE merupakan kegiatan tahunan LPEI untuk mengumpulkan UMKM di Wilayah Sumut yang memiliki potensi ekspor. Dalam kegiatan tersebut, dibahas beberapa kendala yang dialami para pelaku usaha selama ini.

Menjawab kendala tersebut, Kanwil Bea Cukai Sumut saat ini menyediakan 8 klinik ekspor yang tersebar di setiap kantor Bea Cukai di seluruh Sumatera Utara. "Bea Cukai juga menginisiasi program skala nasional yaitu national logistics ecosystem (NLE) yang masih terus disempurnakan. Kedepannya NLE ini dipastikan dapat mengurangi biaya logistik sehingga memaksimalkan logistic cost pelaku usaha yang ingin melakukan ekspor," imbuh Sudiro.

Pada Jumat (11/06), Bea Cukai Parepare menerima kunjungan kerja Kantor Karantina Pertanian Mamuju dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi terkait beberapa peluang ekspor, khususnya komoditas pertanian yang ada di Provinsi Sulawesi Barat. Sejalan dengan Bea Cukai Parepare, Bea Cukai Kediri juga menerima kunjungan dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Kediri dalam rangka sinergi menyusun misi bersama dalam mengembangkan potensi dan industri daerah Kediri.

"Bea Cukai bisa menjadi mitra strategis dalam peningkatan UMKM, khususnya mendorong produk mereka untuk masuk pasar ekspor. Yang tentunya kolaborasi antar pemangku kepentingan sangat penting dalam membina pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk, dan juga terkait perizinan," ujar Sudiro.

Selanjutnya, di NTT, Bea Cukai Kupang bersama LPEI dan Disperindag Provinsi NTT mengadakan acara dengan tajuk ngobrol santai untuk membahas pengembangan ekspor baik dari hasil bumi maupun hasil kerajinan di wilayah NTT. Juga di Kalimantan Tengah, Bea Cukai Palangkaraya mengadakan kunjungan kerja ke Walikota Palangkaraya untuk menjalin sinergi serta koordinasi mengenai potensi ekspor di Kota Palangkaraya.

Dalam kegiatan tersebut, turut dibahas solusi dari kendala yang dihadapi oleh para calon eksportir di wilayah NTT dan Kalteng, seperti kurangnya pengetahuan mengenai komoditi yang memiliki potensi ekspor, regulasi, transportasi dan bagaimana cara mendapat konsumen dari luar negeri.

"Bea Cukai siap membantu dan bersinergi dengan seluruh pihak guna membuka peluang pasar melalui ekspor, sehingga banyak komoditi akan mempunyai nilai tambah yang diharapkan menjadi bagian dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi di daerah atau nasional. Selain itu, kita akan senantiasa memfasilitasi perdagangan, kemudahan layanan kepabeanan dan memberikan layanan optimal kepada masyarakat," pungkas Sudiro. [adv]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA