Brand Footprint Indonesia 2021

Brand Makanan Dominasi Daftar Merek FMCG pada 2020

IN
Oleh inilahcom
Kamis 17 Juni 2021
share
 

Perusahaan data berskala global, Kantar Indonesia Worldpanel Division merilis publikasi terbaru Brand Footprint Indonesia 2021, yakni studi tahunan yang mengukur merek paling dipilih konsumen. Brand Footprint meliputi lima sektor fast moving consumer goods (FMCG), yakni makanan, minuman, produk susu, perawatan rumah, dan perawatan tubuh. Hasilnya, sektor makanan mendominasi daftar merek yang tumbuh pesat pada 2020.

"2020 merupakan tahun yang sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Banyak industri yang harus melewati jalan yang terjal untuk bertahan dan bertumbuh terlepas dari adanya tantangan pandemi," kata General Manager Kantar Indonesia, Worldpanel Division, Venu Madhav saat jumpa pers secara virtual, Kamis (17/6/2021).

Menurutnya, industri FMCG mampu melewati berbagai tantangan dengan cara menerapkan strategi yang fokus pada dinamika kebutuhan konsumen dan terus berkembang.

Hasil Brand Footprint Indonesia 2021 menyebutkan lima kategori produk FMCG yang paling banyak dipilih konsumen, yakni mie instan, biskuit, kopi instan, deterjen, dan penyedap rasa. Hal ini terlihat dari presentase jumlah konsumen yang membeli kategori-kategori tersebut mencapai 95% atau dalam kata lain, 95 dari 100 rumah tangga di Indonesia pernah membeli produk dari kategori tersebut.

Selain itu, sektor makanan mendominasi 10 peringkat teratas merek yang bertumbuh pesat pada tahun 2020. Hal ini dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 yang membuat konsumen lebih banyak beraktivitas di rumah, termasuk memasak dan makan di rumah.

Indomie menjadi merek pilihan nomor satu bagi konsumen di Indonesia dan posisi ke-7 Global Brand Footprint 2021. Sementtara merek-merek bumbu masak seperti Sasa, Masako, Royco, dan Bango menjadi pilihan teratas bagi konsumen Indonesia sepanjang tahun 2020 sebagai penunjang kegiatan memasak dari rumah yang populer di masa pandemi.

Pandemi juga membat preferensi masyarakat di sektor perawatan rumah dan perawatan tubuh menunjukkan tren positif bagi produk-produk yang menawarkan perlindungan dari sisi kesehatan dan kebersihan.

Commercial Director Kantar Indonesia, Worldpanel Division Adisti Bramanti menjelaskan merek-merek diurutkan berdasarkan consumer reach point (CRP), yakni matriks yang mengkalkulasikan jumlah rumah tangga membeli merek tertentu (penetrasi) dengan berapa kali merek tersebut dibeli (pilihan konsumen).

Untuk meningkatkan CRP dalam keadaan yang fluktuatif di masa pandemi tentunya dibutuhkan strategi yang adaptif terhadap konsumennya baik dari segi preferensi kegunaan dan manfaat produk, ketersediaan produk di tempat perbelanjaan,kesesuaian harga dan ukuran kemasan, hingga ekspansi produk ke kategori lainnya.
Peringkat Brand Footprint Indonesia tahun ini mencakup 97% dari total rumah tangga baik di kota besar, kecil, dan daerah lainnya yang merepresentasikan 68 juta rumah tangga.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA