DPR: OJK Periksa Bank Penerbit Kartu Kredit Ahok

IN
Oleh inilahcom
Jumat 18 Juni 2021
share
Anggota Komisi XI dari Fraksi Partai Gerindra, Kamrussamad

INILAHCOM, Jakarta - Pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahja Purnama alias Ahok tentang fasilitas kartu kredit petinggi Pertamina berlimit Rp30 miliar, perlu diusut.

Untuk itu, anggota Komisi XI DPR asal Partai Gerindra mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memeriksa bank yang menerbitkan kartu kredit yang dimaksud Ahok. "Ini masalah serius. Menimbulkan keresahan dan mencermikan tidak adanya keadilan bagi rakyat yang harus berjuang demi bertahan hidup. Mereka bekerja keras untuk membeli seliter bensin atau solar demi menjalankan kegiatan ekonomi mereka. Demi makan dan minum," tegasnya.

Untuk itu, pendiri KAHMIPreneur ini, meminta agar OJK proaktif memeriksa bank yang menerbitkan kartu kredit untuk jajaran direksi dan komisaris Pertamina yang berlimit hingga Rp30 miliar. Sebagaimana pernyataan Ahok.

"Publik harus tahu, perbankan yang memberikan limit kartu kredit hingga Rp30 miliar. Apa nama produknya, bagaimana cara apply dokumen persyaratanya. Apa dasar pertimbangan sehingga limit sebesar itu diberikan. Yang nilainya mungkin lebih besar dari PAD sejumlah kabupaten atau kota di Indonesia," ungkapnya.

Selanjutnya, anak buah Prabowo ini menyebut, fasilitas kartu kredit berlimit Rp30 miliar, meruakan penghianatan terhadap pasal 27 ayat 1 UUD 1945. Yang berbunyi, setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak untuk kemanusiaan. "Serta menciderai sila ke-5 Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.[ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA