BC Bogor Bongkar Kasus Tembakau Gorila (Lagi)

IN
Oleh inilahcom
Rabu 23 Juni 2021
share
 

INILAHCOM, Bogor - Bea Cukai (BC) Bogor bersama Polres Bogor kembali membongkar upaya penyelundupan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP). Modusnya kiriman melalui jasa titipan (PJT).

Dalam penindakan pada Rabu (16/06) ini, tim gabungan berhasil melaukan 2 penindakan dan menyita narkotika jenis Synthetic Cannabinoid (tembakau Gorila). Plt Kepala Kantor Bea Cukai Bogor, Edwan Isrin mengatakan, pengagalan kali ini diawali dari informasi dan analisa unit vertikal Bea Cukai sehingga membuat pihaknya bergerak ke lapangan.

"Informasi kami dapat dari crawling dan analisa Tim Intelijen Kanwil Bea Cukai Aceh dan Subdit Narkotika Kantor Pusat Bea Cukai, sehingga kami lakukan penelusuran atas kiriman tersebut," imbuhnya.

Pertama, tim Bea Cukai Bogor bersama Satuan Narkotika Polres Bogor berhasil melakukan penindakan terhadap paket yang diberitahukan sebagai jam tangan. Diketahui bahwa paket berasal dari Serang yang akan dikirim kepada penerima berinisial S di Sukaraja, Kab.Bogor. "Atas paket yang diberitahukan sebagai jam tangan ini, telah dilakukan pemerikasaan dan kami dapati 1 plastik klip berisi 10 gram barang diduga NPP jenis Synthetic Cannabinoid (Tembakau Gorila)," lanjut Edwan.

Selanjutnya, tim Bea Cukai Bogor bersama Satuan Narkotika Polres Bogor juga berhasil melakukan penindakan atas barang kiriman melalui PJT yang diduga berisi narkotika. Diketahui bahwa paket berasal dari Serang dengan tujuan daerah Muara, Bogor. "Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim terhadap pelaku berinisial A dan barang kirimannya, kami dapati 1 plastik klip berisi 10 gram tembakau iris diduga sediaan NPP jenis Synthetic Cannabinoid," ungkap Edwan.

Dalam kasus ini, pelaku diduga melanggar UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Atas penindakan tersebut telah dilakukan pengadministrasian penindakan oleh Bea Cukai Bogor dan barang bukti telah diserahterimakan kepada Polres Bogor untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.[adv]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA