https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   28 June 2021 - 16:00 wib

Polisi Buru Dogol Pelaku Pembakar Bintang Alfatah

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Boyolali -  Pelaku kasus penganiayaan dengan membakar tubuh korban, Bintang Alfatah (55), di Dukuh Tempuran, Desa Simo, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah masih diburu Polisi.

Kepala Unit Reskrim Polsek Simo Aiptu Budiarto, menyampaikan korban yang mengalami luka bakar di tubuhnya sekitar 50 persen, sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Simo Boyolali, tetapi rencananya korban dirujuk ke RS di Solo pada Senin ini.


"Pelaku melakukan itu, modusnya diduga terkait jual beli tanah dan bangunan yang belum selesai urusannya dengan korban," kata Budiarto, Senin (28/6/2021).

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di rumah pelaku, pada Sabtu (26/6), sekitar pukul 13.00 WIB. Kejadian diduga dipicu persoalan jual beli rumah antara korban Bintang Alfatah, warga RT 01/RW 01, Dukuh/Desa/Kecamatan Simo dengan pelaku, Maryono alias Dogol, warga Dukuh Tempuran RT 015 RW 005, Desa Simo, Kecamatan Simo.

Awalnya korban menanyakan rumah yang ditempati pelaku dan sudah dibeli oleh korban lima tahun yang lalu. Namun, pelaku hingga lima tahun belum mengosongkan rumah tersebut. Saat ditanya kejelasannya, pelaku tidak menjawab dan tiba-tiba pelaku melakukan tindak pidana penganiayaan dengan membakar korban.

Dia mengatakan pelaku menyiramkan BBM pertalite ke tubuh korban dan membakar menggunakan korek api. Korban akibat dibakar tersebut, mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya hampir 50 persen.

Korban saat kondisi tubuhnya terbakar lari keluar rumah sambil minta tolong. Kemudian korban ditolong warga dan dilarikan ke RSUD Simo untuk menjalani perawatan.

Pelaku kelihatan sudah mempersiapkan segalanya, baik bahan bakar yang digunakan dan tas berisi pakaian, diduga akan dipakai untuk melarikan diri. Pelaku saat melarikan diri dari rumah, tidak membawa handphonenya.

Atas tindakan kasus penganiayaan tersebut, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 187 ayat 2, jo Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun hingga 15 tahun penjara.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

Tidak Ada Berita yang Relevan