https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   02 July 2021 - 14:59 wib

Gandeng Shopee, PGN Genjot Layanan Gas Konsumen

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Subholding Gas Grup berkomitmen mendukung UMKM untuk bisa berdaya saing dan menunjang perekonomian nasional.

Selain menyediakan energi yang bersih dan layanan terintegrasi bagi sektor UMKM maupun rumah tangga, Subholding Gas Grup menyelanggarakan program binaan untuk membantu UMKM semakin berdaya saing. Salah satunya dengan menggandeng Shopee Indonesia yang merupakan platform belanja online terbesar di Indonesia.

Sekretaris Perusahaaan PGN, Rachmat Hutama menyampaikan, Subholding Gas PGN dan Shopee Indonesia telah menjalin kerjasama bisnis, yang mana Shopee saat ini telah menjadi salah satu platform pembayaran tagihan gas bumi PGN. Penambahan platform pembarayan tagihan gas ini dilakukan untuk memberikan kemudahahan bagi seluruh pelanggan rumah tangga maupun UMKM.

“Subholding Gas Group sampai dengan saat ini telah melayani sekitar 1.800 pelanggan UMKM dan lebih dari 500.000 pelanggan rumah tangga. Penambahan platform digital sangat diperlukan agar transaksi pembayaran gas semakin mudah,” ujar Rachmat.

Saat ini, terdapat program cashback 90% sampai dengan 10.000 Koin Shopee untuk pembayaran tagihan gas PGN, tanpa minimal pembayaran. Cashback berlaku pada 1 hingga 31 Juli 2021, dan menggunakan metode pembayaran Shopeepay. “Promo ini dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan PGN sektor rumah tangga dan pelanggan kecil atau UMKM di seluruh Indonesia. Semoga memberikan kemudahaan dan manfaat di tengah situasi pandemi ini,” ujar Rachmat.

Subholding Gas Grup terus menjalankan komitmen untuk menggerakkan ekonomi UMKM melalui Program Kemitraan CSR. PT Pertamina Gas (Pertagas) Operation Kalimantan Area sebagai bagian dari Subholding Gas bekerjasama dengan PT Badak NGL (Badak) untuk melaksanakan kegiatan Pelatihan Strategi Pemasaran Online bersama Shopee pada Rabu, (30/06/2021).

Kegiatan kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra binaan Pertagas dan Badak, khususnya para pelaku UMKM Kota Bontang dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemi melalui pemanfaatan e-commerce. Mitra binaan Pertagas yang ikut serta dalam kegiatan ini adalah Kelompok Perempuan Matahari dan Kelompok Taman Sidrap.

Pada kesempatan tersebut, Shopee Indonesia memberikan pembinaan kepada peserta pelatihan dari hulu ke hilir diantaranya memahami potensi bisnis online, customer behavior, fotografi produk, copywriting produk hingga teknik pemasaran di e-commerce dan pendampingan UMKM secara berkelanjutan.

Upaya kolaborasi yang dilakukan oleh Pertagas, Badak, Pemerintah Kota Bontang dan Shopee Indonesia merupakan wujud komitmen multi-stakeholder dalam membantu para pelaku bisnis mikro sebagai upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Asisten Manager QHSSE, Technical & Budgeting (QTB) Pertagas Operation Kalimantan Area, Muhammad Arifin menerangkan, “Kegiatan kolaborasi ini, sejalan dengan program pemerintah untuk mendukung keberlangsungan bisnis UMKM secara optimal melalui pendampingan hulu ke hilir yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan semua pihak.”

Muh Arifin berharap, ke depan, kerja sama ini dapat membantu akselerasi para pelaku bisnis mikro agar berkembang secara efektif dan optimal sehingga dapat melakukan ekspansi produk-produk lokal hingga ke pasar global.

Rachmat berharap, kerja sama yang terjalin antara Pertagas, PT Badak, dan Shopee dapat menjadi booster UMKM Indonesia dalam upaya meningkatkan daya saing dan segera pulih dari dampak pandemi COVID-19. “Dari pelatihan ini, semoga pelaku UMKM semakin termotivasi untuk bangkit kembali dan inovatif dalam memproduksi barang ataupun jasa sesuai dengan kebutuhan pasar,” imbuh Rachmat.

Senior Manager Corporate Communication Badak, Yuli Gunawan menyampaikan, "Kami berharap Sinergi Badak dan Pertagas, dapat membantu meningkatkan kapasitas mitra binaan khususnya anggota kelompok UMKM untuk dapat bersaing dengan menciptakan pasar domestik yang produktif."

Dinas Perindustrian, perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Bontang, Bahrian Hadi, dalam sambutannya menyampaikan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertagas dan Badak yang telah mendukung upaya pemerintah untuk mewujudkan UMKM Naik Kelas melalui berbagai kegiatan peningkatan kapasitas yang melibatkan para pelaku usaha mikro di Kota Bontang."

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM, saat ini terdapat sekitar 64,1 juta UMKM tersebar di Indonesia sebagai salah satu pondasi perekonomian nasional. Subholding Gas Group siap mendukung program pemerintah dalam pemulihan ekonomi 2021 melalui optimalisasi pemanfaatan gas bumi maupun berbagai program kemitraan untuk menggerakkan UMKM. [tar]

 

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Fitur Baru WhatsApp Buka Peluang Bisnis UKM Lokal

WhatsApp meluncurkan fitur baru untuk memungkinkan pencarian bisnis di dalam aplikasi untuk perta
berita-headline

Viral

Demi Majukan UMKM, BTN Ingin Produk Lokal Lebih Dicintai

Presiden Joko Widodo mencanangkan cinta produk dalam negeri, mengurangi impor. Instruksi presiden
berita-headline

Inersia

Bisnis UMKM Alami Stagnan? Ini Jawaban dan Solusinya

 Menurut data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, saat ini sudah ada sekitar 60 j
berita-headline

Inersia

Kiat Bikin Dagangan Laris Bermodalkan Video Ponsel

Tren membuat dan berbagi video pendek menjadi bagian penting yang tidak bisa dihindari dalam kegi
berita-headline

Inersia

Kisah Dua UMKM Lokal yang Berhasil Mendunia

Tak pernah terpikirkan sebelumnya bagi M. Adzwin Perwira bisa menjual produk h