https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   02 July 2021 - 18:52 wib

Bank Mandiri&SMI Dukung Kredit Infrastruktur Rp3T

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero/SMI) kembali bermitra dengan Bank Mandiri dalam penyaluran kredit untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Dalam kerja sama ini, PT SMI dan Bank Mandiri menyepakati Perjanjian Kredit dengan skema term loan dan kredit jangka pendek senilai Rp3 triliun, serta treasury line US$30 juta.

Kerja sama ini ditandatangani Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI - Darwin Trisna Djajawinata, serta Senior Vice President (SVP) Goverment Institutional Bank Mandiri Dadang Ramadhan di Jakarta, Jumat (2/7/2021).

Dari nilai tersebut, fasilitas term loan yang diberikan Bank Mandiri senilai Rp 2 triliun dengan tenor selama 3 (tiga) tahun. Selain itu, untuk fasilitas kredit jangka pendek, total limit yang diberikan adalah sebesar Rp1 triliun.

Adapun pembiayaan ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan PT SMI serta penyediaan layanan foreign currency hedging atau produk lindung nilai oleh Bank Mandiri senilai US$ 30juta dengan jangka waktu dua tahun.

SVP Goverment Institutional Bank Mandiri, Dadang Ramadhan mengatakan, pembiayaan ke PT SMI ini merupakan pemberian fasilitas lanjutan dari Bank Mandiri dan merupakan salah satu bentuk dukungan Perseroan terhadap pengembangan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.

"Perjanjian ini merupakan salah satu bentuk komitmen Bank Mandiri untuk memperkuat daya dukung infrastruktur nasional. Kami berharap kerja sama antara Bank Mandiri dan PT SMI dapat menjadi pemicu untuk membangun kembali perekonomian Indonesia ke depan," ujar Dadang.

Sementara itu, Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI - Darwin Trisna Djajawinata menjelaskan kerja sama ini merupakan salah satu bagian dari upaya PT SMI dalam memobilisasi pendanaan domestik untuk pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia.

"Perjanjian ini menjadi sinyal bahwa sektor pembangunan infrastruktur memiliki daya tahan atau resilience sehingga diharapkan dapat terus menjadi sektor strategis dan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi di dalam negeri," terang Darwin.[tar]

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Hangout

Ghita Argasasmita, Perencana Keuangan Atasi Masalah Keuangan Keluarga Hingga Perusahaan

Menjadi perencana keuangan tidak pernah terbayangkan bagi Ghita Argasasmita. Awalnya, Ghita berke
berita-headline

Hangout

Keuntungan Melakukan Perawatan Kendaraan di Bengkel Resmi

Perawatan secara berkala menjadi hal krusial dalam menjaga performa mesin dan umur kendaraan.
berita-headline

Viral

Masyarakat Patuh jadi Kunci Atasi Gelombang Kedua

Untuk mencegah lonjakan kasus, cakupan vaksinasi akan terus ditingkatkan hingga mencapai 10 juta
berita-headline

Inersia

Resmikan GOR di Rorotan, Anies Kenang Sosok Bang Saefullah, Putra Betawi Penjaga Jakarta

"Mulai hari ini, 16 September 2021 gelanggang olahraga di Rorotan resmi dinamakan sebagai Gelangg
berita-headline

Viral

Satgas Minta Semua Kepala Daerah Cari Tahu Penyebab Utama Angka Kematian Covid-19

Angka kematian per Agustus 2021 tercatat sebanyak 37.330 kasus. Se