https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   04 July 2021 - 18:00 wib

Kapolri : Tak Nyaman Tapi Untuk Keselamatan Rakyat

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta -  Kebijakan pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali untuk menjaga keselamatan rakyat dari penyebaran COVID-19.  Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

"Dengan semakin tingginya kasus COVID-19 maka dilakukan pembatasan pergerakan orang. Memang tidak nyaman tapi ini semua untuk menjaga keselamatan rakyat sebagai hukum yang tertinggi," kata Sigit, Minggu (4/7/2021).


Sejak PPKM Darurat Jawa-Bali diberlakukan 3 Juli 2021, Kapolri dan Panglima TNI berkeliling meninjau penerapannya di sejumlah lokasi di DKI Jakarta, seperti Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (3/7).

Di sela-sela tinjauan PPKM darurat di Bekasi, Sigit mengatakan upaya membatasi kegiatan masyarakat harus dilakukan pemerintah demi mengurangi lonjakan kasus pandemi COVID-19 di Tanah Air.

Data pemerintah menunjukkan ada penambahkan sebanyak 27.913 kasus baru COVID-19 pada Sabtu (3/7). Adanya penambahan itu jumlah kasus COVID-19 di Indonesia saat ini mencapai 2.256.851 orang, terhitung sejak diumumkan pada 2 Maret 2020.

"Karena itu masyarakat harus tetap di rumah," ujar Sigit.


Sigit menambahkan, pengetatan aktivitas masyarakat lewat PPKM darurat harus dibarengi dengan pelaksanaan vaksinasi untuk membentuk kekebalan kelompok atau 'herd imunitty'.

Untuk itu, mantan Kabareskrim Polri ini meminta empat pilar yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan untuk mengajak masyarakat agar datang ke tempat-tempat vaksin yang telah disediakan.

Polri sendiri membuka Gerai Vaksin Presisi di sejumlah polres dan polsek yang ada di Tanah Air.

"Sosialisasikan kepada masyarakat agar mau datang ke gerai vaksin," ungkap jenderal bintang empat itu.


Menindaklanjuti keputusan PPKM Darurat Jawa-Bali, Polri menggelar operasi kontingensi dengan Sandi Operasi Aman Nusa II Lanjutan terhitung mulai 3 Juli hingga 1 Agustus 2021. Operasi Aman Nusa II Lanjutan melibatkan 21.618 personel Polri. Kegiatan yang dilakukan di antaranya, melaksanakan penyekatan antarkota antarprovinsi, di gerbang tol, jalur kabupaten kota, stasiun, pelabuhan, dan bandara.

Selain itu, Polri mempercepat upaya vaksinasi sekaligus mengawal distribusi vaksin dan segala perlengkapan penanganan COVID-19. [tar]

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Angka Pasien COVID-19 di RS Rujukan Pemprov DKI Jakarta Turun Signifikan

Penurunan jumlah pasien COVID-19 di rumah sakit rujukan Pemprov DKI Jakarta terus mengalami penuruna
berita-headline

Viral

Menilik Lonjakan Kasus Covid-19 di Singapura dan Australia

Singapura dan Australia adalah dua negara yang paling dekat dengan Indonesia. Kini, dua negar
berita-headline

Viral

Gelar Vaksinasi, Unwiku Rangkul Masyarakat Setempat

Universitas Wijayakusuma (UNWIKU) Purwokerto menggelar vaksinasi Covid-19 untuk mahasiswa dan mas
berita-headline

IXU

Peti Jenazah Covid-19 Dari Kardus Bisakah Dipakai?

Beredar video pendek mengenai peti mati bagi jenazah Covid-19 terbuat dari bahan kardus. Dalam ko
berita-headline

Inersia

Siap Pembelajaran Tatap Muka, Waspada Long Covid-19 pada Anak

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah dimulai Senin, 30 Agustus 2021 di beberapa daerah di kaw