https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   07 July 2021 - 07:38 wib

Pamekasan Kembali Masuk Zona Merah

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Pamekasan -  Kabupaten Pamekasan kembali tercatat sebagai zona merah atau status dengan resiko tinggi penyebaran Coronavirus Disiase 2019, berdasar update peta sebaran virus corona Wilayah Jawa Timur, Selasa (6/7/2021).

Hal tersebut tidak lepas dari adanya penambahan pasien positif Covid-19 di wilayah setempat, tidak terkecuali pasien meninggal dunia akibat terinfeksi virus yang berasal dari Tiongkok, khususnya dalam sebulan terakhir.

Terbaru, terdapat tambahan sebanyak 13 orang pasien baru yang dinyatakan terinfeksi Covid-19, mereka berasal dari enam kecamatan berbeda di Pamekasan. Meliputi 2 orang asal Kecamatan Pagantenan, 3 orang asal Pademawu, 5 orang asal Pamekasan (Kota), serta sisanya masing-masing berasal dari Batumarmar, Galis dan Proppo.


Termasuk dua orang pasien baru meninggal dunia akibat Covid-19, masing-masing inisial AEP (41) asal Kecamatan Pademawu, serta inisial H (50) asal Kecamatan Pamekasan (Kota).

Namun sekalipun terdapat tambahan pasien baru maupun meninggal dunia akibat Covid-19, tambahan serupa juga terdapat pada status pasien sembuh sebanyak 12 orang. Masing-masing satu orang asal Kecamatan Pamekasan dan Tlanakan, sisanya berasal dari Kecamatan Pasean.

Dengan tambahan tersebut, total pasien positif Covid-19 di Pamekasan terdata sebanyak 1.405 orang. Meliputi sebanyak 142 orang dalam tahap isolasi, 1.141 orang dinyatakan sembuh pasca menjalani perawatan intensif, serta 122 orang lainnya meninggal dunia.


Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1.508 orang, meliputi sebanyak 16 orang dalam tahap pengawasan, 111 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.381 orang lainnya dinyatakan selesai pengawasan alias Negatif Covid-19.

“Dari itu kami juga memohon pengertian seluruh masyarakat Pamekasan, untuk bersama-sama menyamakan persepsi terkait Covid-19. Di mana di kabupaten Pamekasan, serta di wilayah Jawa Timur mengalami lonjakan kembali dan terbilang sangat tinggi sekali,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, beberapa waktu lalu.

Selain itu pihaknya juga menyampaikan komitmennya untuk menekan angka Covid-19 di daerah yang dipimpinnya. “Kami bersama jajaran Forkopimda Pamekasan, memiliki komitmen yang kuat untuk terus menekan laju Covid-19. Berbagai upaya terus kami lakukan agar penyebaran virus ini bisa ditekan dan tentunya segera berakhir,” pungkasnya. [beritajatim]



 

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

Tidak Ada Berita yang Relevan