https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   07 July 2021 - 17:09 wib

Sri Mulyani: Jokowi Perintahkan Bansos Plus Beras

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah menyiapkan bantuan tambahan berupa beras kepada penerima bantuan sosial (bansos). Merespons Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

“Tadi pagi barusan diputuskan Pak Presiden untuk memberikan tambahan beras pagi keluarga-keluarga penerima bansos," kata Menteri Keuangan  (Menkeu) Sri Mulyani saat webinar Bisnis Indonesia Mid Year Economic Outlook, di Jakarta, Rabu (7/7/2021).

Sri Mulyani menyampaikan, tambahan bantuan tersebut sekaligus untuk menyerap gabah petani yang produksinya sedang meningkat, juga sebagai upaya untuk menstabilkan harga gabah di level petani. “Ini juga bisa menstabilkan harga di petani dan membantu keluarga keluarga, yang terutama kelompok rentan,” ujar Sri Mulyani.

Untuk merespon penerapan PPKM Darurat pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos tunai selama dua bulan dengan anggaran tambahan sebesar Rp6,1 triliun untuk 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sehingga total anggaran untuk bansos tunai adalah Rp18 triliun.

Pemerintah juga melakukan percepatan penyaluran kartu sembako pada awal Juli 2021 dan memenuhi target 18,8 juta KPM dengan total alokasi Rp40,19 triliun.

Kemudian, percepatan penyaluran dana Penerima Keluarga Harapan (PKH) pada awal Juli dengan alokasi Rp28,31 triliun untuk 10 juta KPM. Begitu juga dengan percepatan penyaluran BLT desa dengan alokasi Rp28,8 triliun untuk 8 juta KPM.

Adapun pemerintah mengalokasikan Rp153,86 triliun untuk klaster perlindungan sosial dan baru terserap Rp66,43 triliun atau 43,2 persen dari pagu.

Kemudian klaster kesehatan terealisasi 24,6 persen atau Rp47,71 triliun dari total pagi Rp193,93 triliun. Lalu klaster dukungan UMKM dan korporasi terealisasi Rp51,26 triliun atau 29,9 persen dari total pagu Ro171,77 triliun.

Klaster program prioritas terealisasi Rp41,83 triliun atau 35,7 persen dari pagu Rp117,4 triliun. Kemudian klaster insentif usaha terealisasi Rp45,07 triliun atau 71,70 persen dari pagu Rp62,83 triliun, sehingga realisasi Program PEN semester satu 2021 mencapai Rp252,3 triliun atau 36 persen dari pagu Rp699,43 triliun. [tar]

 

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

KNPI Terus Gulirkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Pandemi

Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) kembali menggulirkan bantuan ber
berita-headline

Viral

Awas, Tukang 'Kampak' Duit Bansos PKL dan Warteg Bakal Berhadapan dengan Sri Mulyani

Pemerintah tengah mempersiapkan pelaksanaan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pedagang k
berita-headline

Viral

99.763 Data KPM di DKI Tertunda, 124 Mulai Terima BST

Sebanyak 124  Keluarga  Penerima Manfaat  (KPM)  yang  menerima BST Pemprov
berita-headline

Viral

Pemerintah Siapkan UU Pajak untuk Sekolah

Pemerintah tengah merancang kebijakan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap sekolah at
berita-headline

Viral

Kobarkan Semangat Berbagi, KNPI Salurkan Bantuan Berton-ton Beras ke Puluhan OKP

Aksi berbagi Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) yang memberikan ban