https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   10 July 2021 - 16:00 wib

Ini Motif Pelaku Curi Manekin Pocong di Alun-alun

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM,  Lamongan - Sempat viral kejadian pencurian manekin pocong yang digunakan sebagai media informasi Covid-19 yang berada di pojok barat alun-alun Lamongan, kini identitas dari para pelaku yang sempat tertangkap kamera CCTV tersebut akhirnya terkuak.

Diketahui, para pelaku itu melakukan aksi nekatnya tersebut pada hari Jumat (9/7/2021), sekira pukul 01.00 Wib dini hari. Lebih lanjut, identitas dari para pelaku yakni, Budi Antoro alias Pedet (44) asal Desa Baturono Kecamatan Sukodadi, M Alif Fathurrahman alias Telo (24) asal Kelurahan Sukomulyo Lamongan, dan 2 pelaku lainnya yang masih anak-anak yakni, ACF (14) dan FK (14), keduanya sama-sama berasal dari Kecamatan Glagah.

Berdasarkan pengakuan dari pelaku, bahwa motif atau modus atas pencurian manekin pocong yang dilakoninya itu dimaksudkan untuk menakut-nakuti temannya yang bernama Agit. Setelah mereka puas menggunakan manekin pocong tersebut, para pelaku kemudian sempat mengembalikan manekin itu ke alun-alun, walaupun tidak ke tempatnya semula. Kendati demikian, hingga saat ini manekin pocong itu belum ditemukan.

“Pelaku bernama Budi Antoro telah mengambil 2 boneka pocong, sedangkan temannya yang bernama Alif ikut berperan membonceng dengan memakai kendaraan motor Suzuki Shogun. Keduanya bertujuan menggunakan boneka itu untuk menakuti temannya yang bernama Agit,” ungkap AKP Yoan Septi Hendri S.I.K, Kasat Reskrim Polres Lamongan,  Sabtu (10/7/2021).

Sementara, menurut pengakuan dari 2 pelaku lainnya yang masih anak-anak, mereka mengaku sejak awal hanya berniat ingin swafoto di tempat manekin itu. Tetapi karena melihat 2 pelaku dewasa sebelumnya yang mengambil manekin pocong, akhirnya FK berinisiatif mengajak ACF untuk ikut mengambil manekin lalu membawanya pulang dan disimpan di talang air rumah milik FK.

“Setelah pelaku anak ini mengetahui berita pencurian viral di medsos, lalu keduanya berniat mengembalikan manekin itu, tapi di tengah perjalanan mereka dihentikan petugas piket Satreskrim dan Opsnal sekira pukul 01.30 Wib. Selanjutnya mereka dibawa ke kantor untuk dilakukan tindak lanjut dan memberitahukannya kepada keluarganya,” lanjut AKP Yoan.

Dari keterangan yang dihimpun, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah manekin pocong dan 1 unit sepeda motor beat warna putih. Sedangkan 2 manekin pocong lainnya dan kendaraan Suzuki Shogun yang digunakan pelaku dewasa masih dalam pencarian.

“Aksi pelaku tersebut telah dilaporkan oleh seorang Polri bernama Endro Widodo, SH (47) asal Desa Tambakrigadung Kecamatan Tikung Lamongan,” pungkas AKP Yoan. [beritajatim]


 

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

Tidak Ada Berita yang Relevan