Pemerintah Harus Batalkan Vaksin Berbayar

IN
Oleh inilahcom
Rabu 14 Juli 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak pemerintah membatalkan program vaksinasi berbayar.

ICW menganalisis ada tarik-menarik kepentingan dalam kebijakan vaksinasi berbayar. Terutama, antara kepentingan bisnis dengan pemenuhan kewajiban negara untuk menyelematkan warganya. Oleh karenanya, ICW menduga ada kepentingan untuk menjadikan vaksinasi sebagai lahan bisnis.

"Sejak mula, vaksinasi memang sudah ditargetkan untuk menjadi lahan bisnis. Vaksinasi berbayar bagi individu atau perorangan sempat mencuat pada akhir tahun 2020 lalu. Akan tetapi karena mendapat penolakan yang meluas, pemerintah memutuskan vaksin diberikan gratis kepada seluruh warga," kata Peneliti ICW, Egi Primayogha melalui keterangan resminya, Rabu (14/7/2021).

Ada dua kebijakan pemerintah yang saling bertentangan. Dua kebijakan yang bertentangan itu yakni munculnya kebijakan vaksinasi berbayar ditengah gencarnya program vaksinasi gratis.

"Disini potensi penyimpangan akan terjadi dalam bentuk penyelundupan dan pengalihan secara ilegal vaksin gratis menjadi vaksin berbayar. Hal ini karena motivasi mendapatkan keuntungan talh dibuka kerannya oleh negara dalam bentuk Keputusan Menteri Kesehatan," imbuh Egi.

Egi juga menyoroti keterbukaan harga perolehan vaksin hingga peran ganda badan usaha. Tak hanya itu, kata Egi, vaksinasi berbayar juga berpotensi menimbulkan monopoli untuk keuntungan ekonomi. Bahkan, vaksinasi berbayar juga bisa menjadi celah BUMN dan perusahaan privat dalam mengambil keuntungan.

"Inkonsistensi pemerintah dalam mengatur ketentuan lantas mengindikasikan adanya kepentingan bisnis dalam melaksanakan vaksinasi. Ikut diduga terdapat praktik perburuan rente dalam hal tersebut," beber Egi.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA