Empat Pabrik Kegep Langgar PPKM Darurat

IN
Oleh inilahcom
Rabu 14 Juli 2021
share
 

INILAHCOM, Sumedang - Sebanyak empat pabrik kedapatan melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, yaitu mempekerjakan semua karyawannya, di Sumedang, Jawa Barat.

"Dari keempat pabrik yang esensial maupun non-esensial dilakukan penindakan berupa tipiring (tindak pidana ringan)," kata Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP Eko Prasetyo usai melakukan patroli pelaksanaan PPKM Darurat, di Sumedang, Rabu (14/7/2021).


Petugas Satgas COVID-19 Sumedang menemukan adanya pelanggaran PPKM Darurat, yakni pabrik Karya Putra Sangkuriang, Shimada Karya Indonesia, dan Nishkawa Karta Indonesia yang termasuk industri esensial dan pabrik Sarana Inti Presisi industri non-esensial.

Kapolres menyampaikan pabrik tersebut telah melakukan pelanggaran PPKM Darurat, yakni mempekerjakan karyawannya di atas 50 persen, sehingga harus menjalani tipiring dengan ancaman denda minimal Rp5 juta dan maksimal Rp50 juta atau hukuman selama tiga bulan penjara.

"Hari ini ditemukan dan kami lakukan penindakan, kami harapkan ke depannya hal-hal tersebut tidak ditemukan," pungkasnya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA