https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   18 July 2021 - 07:47 wib

Anies Apresiasi Bank DKI Gelar Vaksinasi Covid

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI, Anies Baswedan mengapresiasi langkah Bank DKI yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Anies berharap adanya vaksinasinya masyarakat memiliki kekebalan dan dapat melewati ujian pandemi.

Apresiasi ini disampaikan Anies kepada jajaran dan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut. Lantaran vaksinasi merupakan langkah presfentif bagi masyarakat untuk memiliki kekebalan dan mengurangi risiko terpapar virus mematikan ini.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendatangi tempat-tempat vaksin dan saya juga berharap kita semua terus taat menjalankan protokol kesehatan," imbuh Anies, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/7/2021).

Seperti diketahui sebagai upaya untuk mendukung target Pemprov DKI dalam melaksanakan pemberian vaksinasi, Bank DKI telah menyiapkan sejumlah lokasi kantor layanan yang akan digunakan sebagai sentra vaksinasi yang akan dilaksanakan pada tanggal 17-18 Juli 2021.

"Bagi masyarakat umum yang ingin menjadi peserta vaksinasi dapat mulai mendaftarkan diri melalui aplikasi JAKI," kata Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini.

Lebih lanjut Herry menyampaikan, pelaksanaan sentra vaksinasi tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Bank DKI. Ia juga menyampaikan pelaksanaan vaksinasi tersebut akan dilaksanakan di Bank DKI Kantor Layanan Juanda yang berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda III No. 7-9 Jakarta Pusat dan Bank DKI Syariah Matraman yang berlokasi di Jl. Matraman Raya No. 54, Jakarta Timur.

"Kami siapkan fasilitas tempat, tim pelaksana serta infrastruktur pendukung dari Bank DKI serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar Herry.

Adapun calon pendaftar vaksin hanya perlu membuka aplikasi JAKI, melakukan klik pada banner pendaftaran vaksinasi Covid-19, memasukkan NIK dan nama lengkap sesuai KTP, kemudian klik daftar vaksinasi Covid-19, isi data diri lengkap, isi data tempat tinggal dan pilih kategori masyarakat umum.

Terakhir, pilih jadwal dan lokasi vaksinasi. Setelah proses tersebut selesai, maka hasil pre-screening dapat dibawa bersama KTP asli/salinan atau kartu keluarga ke lokasi sentra vaksinasi pada jadwal yang telah ditentukan.

Selain melalui aplikasi JAKI, Bank DKI juga akan melakukan pemberian vaksinasi kepada masyarakat umum terutama yang berlokasi dekat dengan lokasi sentra vaksinasi Bank DKI. Pemberian vaksinasi juga dilaksanakan untuk keluarga karyawan.

Sebelumnya Bank DKI telah melaksanakan vaksinasi bagi karyawan yang dimulai sejak bulan Maret 2021. Bank DKI juga telah melaksanakan pemberian vaksinasi kepada warga DKI Jakarta khususnya melalui kolaborasi dengan Perumda Pasar Jaya untuk pedagang Pasar Senen, Jakarta Pusat dan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, dan SMAN 4 Jakarta.

Program sentra vaksinasi ini juga sejalan dengan upaya Pemorov DKI Jakarta untuk memperluas pelaksanaan vaksinasi di DKI Jakarta melalui sentra vaksinasi di BUMD DKI Jakarta.

Adapun Pemprov DKI Jakarta menargetkan memberikan vaksinasi kepada 7,5 juta warga. Dilansir dari situs resmi corona.jakarta.go.id, Per Juli 2021 Pemprov DKI Jakarta telah melaksanakan vaksinasi 4,9 juta orang untuk dosis pertama dan 1,9 juta orang untuk dosis kedua. Capaian ini terus bertambah seiring dengan target pemberian vaksin 100.000 dosis per hari sampai dengan 17 Agustus 2021.

Dukungan lain selain vaksinasi juga Bank DKI berikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung penanganan Covid-19 selama berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Adapun program CSR Bank DKI tersebut mencakup pemberian bantuan kepada kantor-kantor pemerintah di wilayah administratif DKI Jakarta termasuk Kepulauan Seribu.

Herry menyampaikan, dengan adanya sentra vaksinasi yang mudah diakses masyarakat serta sejumlah bantuan CSR yang disalurkan dapat mendukung penanganan pandemi Covid-19 di DKI Jakarta. Bank DKI juga terus melakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat, serta mengimbau kepada masyarakat untuk tetap patuh pada protokol kesehatan yang berlaku.

"Demi keamanan dan kenyamanan nasabah bertransaksi, kami mengimbau kepada seluruh nasabah untuk melakukan transaksi perbankan secara non-tunai menggunakan aplikasi JakOne Mobile," tutup Herry.[tar]

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Pelanggar Prokes Masih Banyak, Ini Rencana Anies

Meski DKI Jakarta sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, na
berita-headline

Viral

Anies Bolehkan Pengunjung Restoran Makan di Tempat

Warga DKI Jakarta saat ini sudah bisa melakukan aktivitasnya di luar rumah, mulai dari pergi ke m