https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   27 July 2021 - 10:36 wib

Andi Arief: Dituding Terus SBY Bisa Bereaksi

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Beberapa hari lalu poster ajakan aksi massa 'Jokowi End Game' pada Sabtu (24/7/2021), ramai di media sosial. Tujuan aksi memprotes kebijakan pemerintah soal PPKM Darurat.

Dalam poster yang beredar, bertuliskan massa bakal melakukan long march  dari Glodok hingga kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat. Poster tertera sejumlah logo perusahaan daring dan paguyuban pedagang kaki lima Jakarta.

Sejak pagi, Sabtu (24/7/2021), Polisi menutup Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Walaupun seruanya masif di media sosial, namun tidak ada pergerakan massa long march dari Glodok hingga kawasan Istana Negara. Sejumlah pihak yang dicatut membantah ingin menggelar aksi demo.

"Tidak ada aksi sama sekali," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.


Beredar Meme SBY Cs Ditunding Penggerak Demo

Walaupun tidak ada pergerakan aksi massa 'Jokowi  End  Game' pada Sabtu (24/7/2021), namun belakangan muncul meme petinggi Partai Demokrat yakni, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi Arief, dan Rachland Nashidik dituding sebagai penggerak demo. Kondisi ini membuat Rachland Nashidik geram. Ia menilai ada yang berusaha memfitnah Demokrat.

"Daripada diam sebagai korban, lebih baik terbuka ditanyakan di hadapan publik. Bapak Kepala Staf Kepresidenan, @GeneralMoeldoko, apakah anda tahu adanya meme-meme fitnah pada kami seperti di bawah ini berikut siapa pelakunya? Kami menunggu jawaban Anda," tulis akun Twitter @RachlanNashidik, dikutip Selasa (27/7/2021).
 




Sementara itu, Andi Arief, menampik keras tudingan menggerakkan aksi demo. Ia menegaskan, SBY yang juga Presiden Republik Indonesia ke-6, mendukung penuh upaya pemerintah dalam memerangi Covid-19. Bahkan, menggerakan demo, diklaimnya bukan bagian dari 'DNA' politik SBY. 


"Pak SBY dukung penanganan covid. Saat ini jalankan prokes ketat di cikeas, sambil melukis. Kalau terus dituduh pemerintah dan buzzer dalangi gerakan rakyat, Pak SBY manusia biasa yg bisa bereaksi. Rasanya, rakyat akan turun ke jalan kalau beliau serukan. Tapi itu bukan DNA SBY," tulis Andi Arief dalam akun medsosnya. [wll]

 

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

Tidak Ada Berita yang Relevan