https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   30 July 2021 - 20:51 wib

Jaksa Agung Lakukan Disparitas Penegakan Hukum

Eks jaksa Pinangki Sirna Malasari dikabarkan masih di penjara di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung.

Harusnya, terpidana kasus suap dan gratifikasi Djoko Tjandra tersebut dipindahkan ke Rutan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta Timur.

"Jelas kejaksaan melakukan disparitas penegakan hukum. Kami akan lapor Jamwas dan Komjak atas perkara ini," ujar Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman kepada wartawan, Jumat (30/7/2021).

Sebelumnya Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta memvonis Pinangki Sirna Malasari 10 tahun penjara dan dihukum membayar denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan.

Ditingkat banding, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memangkas hukuman Pinangki dari 10 tahun menjadi empat tahun. Salah satu alasan hakim memangkas hukuman tersebut yaitu bahwa terdakwa sebagai wanita harus mendapat perhatian, perlindungan, dan diperlakukan secara adil.

Kejaksaan Agung memutuskan tak mengajukan kasasi. Imbas dari putusan tersebut, hukuman Djoko Tjandra selaku pihak yang melakukan penyuapan pun dipangkas menjadi 3,5 tahun penjara.

"Sumber masalahnya kalau kita runut sebenarnya ini adalah keengganan Jaksa Agung memerintahkan jaksa penuntut umum untuk mengajukan kasasi. Ini berarti bisa jadi malah dilarang untuk mengajukan kasasi," ujar Boyamin.

"Itu yang harusnya kemudian presiden ya mau ndak mau saya minta untuk mencopot Jaksa Agung karena tidak memenuhi rasa keadilan masyarakat," tandasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Kasus Pelarian Adelin Lis Masih Belum Selesai, Polri Diminta Turun Tangan

Seorang pejabat di kementerian diduga sebagai orang yang menandatangani pergantian nama paspor de
berita-headline

Viral

Tak Sampaikan Hasil Pemeriksaan Ajudan Lili, KPK Dituding Munafik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga menyampaikan hasil pemeriksaan ajudan Wakil Ketua K