https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   04 August 2021 - 11:11 wib

Cat Ulang Pesawat Presiden Saat Pandemi

Kabar pesawat kepresidenan yang dicat ulang oleh pihak Istana bikin gerah. Ditengah pagebluk Covid-19 yang memaksa pengetatan anggaran dimana-mana, berita pengecatan pesawat kepresidenan seakan tak peka dengan keadaaan bangsa saat ini.

Dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar, pesawat yang menerbangkan Presiden Joko Widodo dan rombongan saban kunjungan kerja akan dikelir dengan nuansa dominan merah-putih.

"Hari gini masih aja foya-foya ubah warna pesawat kepresidenan," kata pengamat penerbangan Alvin Lie melalui akun Twitter-nya.

Kritik juga datang dari anggota dewan. Guspardi Gaus, Anggota Komisi II DPR RI melihat Istana kurang peduli dengan kondisi masyarakat saat ini yang sedang berjuang menghadapi pandemi.  

"Harus punya sense of crisis lah ya. Harus mempunyai rasa kepedulian terhadap kondisi kekinian," tegasnya.

Istana Kepresidenan pun segera merespon. Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam penjelasannya menyebut pengecatan ulang dirancang untuk menyambut HUT ke-75 RI pada 2020. Proses pengecatan BBJ 2 juga disebut satu paket pekerjaan dengan pengecatan heli Super Puma dan pesawat RJ (British Aerospace RJ 85) yang juga merupakan bagian dari pesawat kepresidenan.

"Namun, pada tahun 2019 pesawat BBJ 2 belum memasuki jadwal perawatan rutin sehingga yang dilaksanakan pengecatan terlebih dahulu untuk heli Super Puma dan pesawat RJ," ujar Heru, Selasa (3/8/2021).

Pesawat BBJ 2 sudah beroperasi selama tujuh tahun di Indonesia. Artinya, pesawat memang sudah harus masuk perawatan besar atau overhaul, dengan kategori C Check.

Dalam dunia penerbangan, inspeksi rutin dan detail pesawat untuk C Check dan D Check lebih berat ketimbang A Check dan B Check. Perawatan Check C sesuai rekomendasi pabrik, sehingga tahun ini dilaksanakan perawatan sekaligus pengecatan ulang pesawat kepresidenan.

"Itu harus dilakukan untuk keamanan penerbangan. Mengenai cat, memang sekalian diperbarui karena sudah waktunya. Pilihan warnanya adalah warna kebangsaan, merah dan putih. Warna bendera nasional," tegasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Empati

Yuk, Dukung Gerakan Solidaritas Pekerja Industri Hiburan Terdampak Pandemi

berita-headline

Viral

Kemenkes Lakukan Audit Vaksinasi COVID-19 Untuk Cegah Penyimpangan

Kementerian Kesehatan menggandeng BPKP dan berbagai pihak untuk melakukan audit secara berkala un
berita-headline

Inersia

Hasil Riset, 54 Persen Calon Pengantin Putuskan Nikah pada 2022

Pandemi covid-19 berlangsung lebih dari satu tahun belakangan ini. Perubahan banyak terjadi. Damp
berita-headline

Viral

Kominfo Tanggapi Dugaan Kebocoran Data eHAC

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan tengah menginvestigasi untuk melak
berita-headline

Inersia

Pentingnya Perhatikan Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Kesehatan mental menjadi salah satu isu yang marak dibicarakan terutama di masa pandemi saat ini.