https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   04 August 2021 - 13:12 wib

PPATK Telusuri Jejak Keuangan Akidi Tio

Sumbangan Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatra Selatan dari Keluarga Akidi Tio masih belum diketahui kebenarannya. Pasalnya, sumbangan yang dumumkan sejak 26 Juli 2021 oleh anak Akidi Tio, Heriyanti hingga saat ini belum juga cair.
 
"Segala aspek dari transaksi itu harus diteliti oleh bank dan dilaporkan ke PPATK," ujar Dian Ediana Rae, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
 
Menurut dia, pemeriksaan seputar sumbangan Rp2 triliun itu harus diperluas dari segala aspek, baik dari bank serta pihak kepolisian. Saat ini Polda Sumsel pun berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan juga meminta pendapat dari sejumlah ahli.
 
Tujuannya adalah untuk memperkuat alat bukti dengan cara menggali informasi lebih mendalam. Karena untuk transaksi dalam jumlah besar tidak bisa dilakukan dengan cara langsung atau sembarangan.
 
"Karena undang-undang bank yang menyangkut nama, jumlah saldo, angka, kemudian nomor rekening, itu adalah terlindungi undang-undang transfer bank," kata Kombes Hisar Siallangan, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel.
Tag :
VALUE
Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

News

Anies Tahun 2020: Wagub DKI Lebih Cepat Lebih Baik

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan punya harapan di tahun 2020.
berita-headline

News

Pemprov DKI Cabut Izin DWP Tahun Depan

INILAHCOM, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta mencabut izin penyelenggaraan pertunjukan mus
berita-headline

News

ICW Sebut Sebagai Cara Runtuhkan Independensi KPK

INILAHCOM, Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) dinilah sebagai cara meruntuhkan
berita-headline

News

Kinerja Polri Sangat Baik Selama Tahun 2019

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi kinerja P
berita-headline

News

Polri Diharapkan Bekerja Lebih Ekstra Tahun 2020

INILAHCOM, Jakarta - Esok, tahun 2019 akan berganti menjadi tahun 2020. Disitu pula ki