https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   04 August 2021 - 20:10 wib

Mau Dapat Subsidi Kuota Internet, Ini Syaratnya

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat (PPKM) yang terus diperpanjang menjadikan sejumlah aktivitas di masyarakat tertunda, seperti halnya kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Untuk mengatasi hal itu, pemerintah kembali memperpanjang subsidi kuota internet gratis untuk peserta didik dan juga tenaga pengajar.

Program subsidi kuota internet ini untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak PPKM Covid-19. Sehingga peserta didik bisa terbantukan untuk terus mengikuti pelajaran dari rumah secara daring atau online.

Besaran anggaran yang dikeluarkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yakni Rp8,54 triliun. Untuk bantuan yang diterima masyarakat tergantung jenjang pendidikan masing-masing, begitu juga dengan tenaga pengajar.

Berikut syarat untuk penerima bantuan kuota internet gratis:
Peserta didik PAUD, jenjang pendidikan dasar dan menengah:
- Terdaftar di sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
- Memiliki nomor ponsel aktif atas nama peserta didik/orang tua/anggota keluarga/wali.
- Peserta didik jenjang pendidikan perguruan tinggi atau mahasiswa:

Terdaftar di sistem Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
- Berstatus aktif dalam perkuliahan atau sedang menuntaskan gelar ganda (double degree).
- Memiliki nomor ponsel aktif.
- Pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah

Terdaftar di sistem Dapodik dan berstatus aktif.
- Memiliki nomor ponsel aktif.
- Pendidik jenjang pendidikan perguruan tinggi atau dosen:
- Terdaftar di sistem PDDikti dan berstatus aktif.
- Memiliki nomor registrasi Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK), atau Nomor Urut Pendidik (NUP).
- Memiliki nomor ponsel aktif.

Persyaratan untuk mendapatkan kuota gratis ini tercantum dalam situs Kemendikbud.go.id. Paket kuota data Internet merupakan paket akses all network dengan pembatasan akses kepada situs yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Adapun rincian bantuan kuota tersebut:
- Peserta Didik jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) akan mendapatkan Kuota Umum 7 GigaByte (GB) per bulan;
- Peserta Didik Jenjang SD sampai SMA akan mendapatkan Kuota Umum 10 GB per bulan;
- Pendidik Jenjang PAUD sampai SMA akan mendapatkan Kuota Umum 12 GB per bulan;
- Dosen dan Mahasiswa Akan mendapatkan Kuota Umum 15 GB per bulan.

Jika peserta didik dan tenaga pengajar belum terdaftar atau telah mengganti nomor HP sebelumnya, maka harus melapor kepada pimpinan satuan pendidikan sebelum masa penyaluran. Dan pimpinan atau operator satuan pendidikan harus mengunggah surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) untuk nomor yang berubah atau nomor baru pada laman Kemendikbudristek https://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id/ atau https://pddikti.kemdikbud.go.id/ (untuk jenjang pendidikan tinggi).

Untuk mengecek kuota gratis, peserta didik atau tenaga pengajar bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut berdasarkan masing-masing operator:
- Telkomsel: melalui SMS dari Telkomsel atau dengan hubungi *888# dan aplikasi MyTelkomsel.
- Indosat: melalui aplikasi myIM3 atau dengan hubungi nomor USSD *123*075# lalu pilih nomor satu.
- Tri: dengan hubungi nomor USSD *123*10*3# atau lewat aplikasi Bima+
- XL dan Axis: melalui nomor *123# lalu pilih info atau lewat aplikasi aplikasi myXL dan AxisNet.

Tag :
VALUE
Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

News

ICW Sebut Sebagai Cara Runtuhkan Independensi KPK

INILAHCOM, Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) dinilah sebagai cara meruntuhkan
berita-headline

News

Kinerja Polri Sangat Baik Selama Tahun 2019

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi kinerja P
berita-headline

News

Anies Tahun 2020: Wagub DKI Lebih Cepat Lebih Baik

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan punya harapan di tahun 2020.
berita-headline

News

Polri Diharapkan Bekerja Lebih Ekstra Tahun 2020

INILAHCOM, Jakarta - Esok, tahun 2019 akan berganti menjadi tahun 2020. Disitu pula ki
berita-headline

News

Pemprov DKI Cabut Izin DWP Tahun Depan

INILAHCOM, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta mencabut izin penyelenggaraan pertunjukan mus